<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
  <title>My Static Blog</title>
  <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/</link>
  <atom:link href="https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/feed.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
  <description>Latest posts</description>
  <language>en</language>
  <lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 11:26:11 GMT</lastBuildDate>
  <item>
    <title>Keadilan TIDAK BISA DIBELI dengan AMAL.</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/keadilan-tidak-bisa-dibeli-dengan-amal/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/keadilan-tidak-bisa-dibeli-dengan-amal/</guid>
    <pubDate>Mon, 16 Mar 2026 11:26:09 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Bayangkan pemilik dapur MBG korupsi 10M, hakim melepaskan orang tersebut karena dia memberikan santunan kepada 100 orang anak Yatim-Piatu. Adilkah? Seseorang berhutang 150 jt kepada orang lain, lalu berkata “Saya tidak membayar hutang, tapi kan saya sering berbuat baik kepada orang lain”. Adilkah? L]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Bayangkan pemilik dapur MBG korupsi 10M, hakim melepaskan orang tersebut karena dia memberikan santunan kepada 100 orang anak Yatim-Piatu. Adilkah?</p>
<p>Seseorang berhutang 150 jt kepada orang lain, lalu berkata “Saya tidak membayar hutang, tapi kan saya sering berbuat baik kepada orang lain”. Adilkah?</p>
<p>Lalu pikirkan seorang rohaniawan melakukan perzinahan dan dosa-dosa lainnya, lalu dia berpuasa selama sebulan. Menurut ajarannya puasanya ini dapat menghapus semua dosa-dosanya. Setelah puasa dia kembali suci seperti bayi. Adilkah? Adilkah? Adilkah? 🤔</p>
<p>Sang yang maha adil tidak mungkin tidak adil, karena Dialah KEADILAN. Keadilan menuntut setiap dosa/kejahatan HARUS dihukum. Jika dosa/kejahatan tidak dihukum, maka keadilan TIDAK ADA. Faktanya KEADILAN itu ada, karena itu dosa harus dihukum.</p>
<p>Masalahnya manusia “menciptakan Tuhan” yang tidak adil (dalam pikirannya) sehingga menghasilkan Tuhan yang DAPAT menukar dosa dengan AMAL. Tuhan yang bisa menukar dosa dengan puasa. Tuhan yang bisa menukar kejahatan dengan perbuatan baik.</p>
<p>Saya tanya ketukang pangkas “apakah adil jika seorang hakim melepaskan penjahat hanya karena penjahat itu melakukan amal”. Dia jawab, TIDAK ADIL. Lalu saya tanya lagi, apakah kejahatan boleh dilepaskan dengan berpuasa? Keadilan dalam hatinya “bertubrukan” dengan ajaran yang ia pegang sehingga dia jawab “Tidak TAHU”.</p>
<p>Sebenarnya dia tahu jawabannya, namun karena imannya, akal sehatnya “mampet”, dia tidak jujur. Padahal jika dia jujur terhadap kebenaran, kebenaran itu akan membebaskannya dari ajaran yang ia pegang.</p>
<p>Ada tertulis “Dosa adalah pelanggaran terhadap hukum Allah”. Dosa berada di bawah tuntutan keadilan Allah. Karena keadilan Allah itu nyata, maka dosa harus dihukum. Dosa yang HANYA diampuni tanpa dihukum adalah KETIDAKADILAN. Ketidakadilan tanpa hukuman seperti ini adalah hayalan ala pengadilan bayaran.</p>
<p>Lalu bagaimana manusia bisa diselamatkan?<br>
Jawaban satu-satunya adalah Yesus Kristus TELAH menanggung hukuman atas dosa Anda dan saya. Hukuman itu tidak dihapus, tetapi dipindahkan kepada Kristus, seperti ada tertulis:</p>
<p>a. Dia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib (1 Petrus 2:24).</p>
<p>b. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2 Korintus 5:21).</p>
<p>c. Kristus telah mati untuk dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci (1 Korintus 15:3).</p>
<p>Di salib keadilan Allah tetap ditegakkan, karena dosa HARUS dihukum. Kasih Allah TELAH dinyatakan, karena Yesus MENANGGUNG hukuman itu bagi kita.</p>
<p>Itulah sebabnya Injil adalah kabar baik dari Surga. Manusia tidak DAPAT menyelamatkan dirinya dengan amal, puasa, atau perbuatan baik, tetapi oleh PENGORBANAN Yesus Kristus di salib.</p>
<p>Gbl. Ranto V. Simamora</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman!</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/karena-kasih-karunia-kamu-diselamatkan-oleh-iman/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/karena-kasih-karunia-kamu-diselamatkan-oleh-iman/</guid>
    <pubDate>Fri, 11 Jul 2025 08:54:01 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Efesus 2:8-9 (TB) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Bagaimana dengan Yakobus 2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan buk]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<blockquote>
<p>Efesus 2:8-9 (TB) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.</p>
</blockquote>
<p>Bagaimana dengan Yakobus 2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.</p>
<p>Perhatikan Yakobus memulainya dengan kesimpulan di ayat 17 bahwa iman yang benar harus <strong>DISERTAI</strong> perbuatan nyata. Perbuatan inilah yang menunjukkan, memperlihatkan iman kita tidak kosong apalagi mati, tapi iman yang benar dan hidup.</p>
<blockquote>
<p>Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak <strong>disertai</strong> perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.<br>
18Tetapi mungkin ada orang berkata: ”Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan”, aku akan menjawab dia: ”Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan <strong>aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku</strong>.” 19Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. 20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah <strong>iman yang kosong</strong>? 21 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? 22 Kamu lihat, bahwa iman <strong>bekerjasama</strong> dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman <strong>menjadi sempurna</strong>. 23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, <em>maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran</em>.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”</p>
</blockquote>
<blockquote>
<p>Roma 4:9 Adakah ucapan bahagia ini hanya berlaku bagi orang bersunat saja atau juga bagi orang tak bersunat? Sebab telah kami katakan, bahwa kepada Abraham iman diperhitungkan sebagai kebenaran. <em>10Dalam keadaan manakah hal itu diperhitungkan</em>? Sebelum atau sesudah ia disunat? <strong>Bukan sesudah disunat, tetapi sebelumnya.</strong></p>
</blockquote>
<p>Perhatikan! <strong>Abraham dibenarkan SEBELUM</strong> dia melakukan perintah sunat! Tapi dia tetap melakukan sunat itu walaupun <strong>SUDAH dibenarkan</strong>.<br>
Jadi tanpa perbuatan, iman itu cuman “ngomong doank,” “asal bunyi.”<br>
Contoh misal saya dikasihtau, “jangan pegang, ini besi panas, nanti tanganmu terbakar,” lalu saya bilang “ya saya percaya,” tapi lalu saya pegang juga besi itu. Terlihat disini mulut saya bilang percaya tapi sebenarnya itu iman kosong, mati. Perbuatan saya itu menunjukkan iman saya kosong dan mati.</p>
<p>Roma 3:27-28 (TB) Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? <strong>Berdasarkan perbuatan? Tidak</strong>, melainkan berdasarkan iman!<br>
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan <strong>karena iman, dan bukan</strong> karena ia melakukan hukum Taurat.</p>
<p>Roma 4:3, 6, 10 (TB) Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”<br>
Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah <strong>bukan berdasarkan perbuatannya</strong>:<br>
Dalam keadaan manakah hal itu diperhitungkan? Sebelum atau sesudah ia disunat? <em>Bukan sesudah disunat, tetapi sebelumnya.</em></p>
<p>Roma 5:1 (TB) Sebab itu, kita yang dibenarkan <strong>karena iman</strong>, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.</p>
<p>Roma 9:31-32 (TB) Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu. Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan <em>karena iman</em>, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan,</p>
<p>Roma 10:9-10 (TB) Sebab jika kamu <strong>mengaku</strong> dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan <strong>percaya</strong> dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang <strong>percaya dan dibenarkan</strong>, dan dengan mulut orang <strong>mengaku dan diselamatkan.</strong></p>
<p>Roma 11:6 Tetapi jika hal itu terjadi <strong>karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan</strong>, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.</p>
<p>Galatia 2:16 (TB) Kamu tahu, bahwa <strong>tidak seorang pun</strong> yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi <strong>hanya oleh karena iman</strong> dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami <strong>dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan</strong> oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “<strong>tidak ada seorang pun</strong> yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.</p>
<p>Galatia 3:10-11 (TB) Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.”<br>
Dan bahwa <strong>tidak ada orang</strong> yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: “Orang yang benar akan <strong>hidup oleh iman</strong>.”</p>
<p>2 Timotius 1:9<br>
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, <strong>bukan</strong> berdasarkan perbuatan kita, melainkan <strong>berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya</strong> sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman</p>
<p>Titus 3:5<br>
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, <strong>bukan</strong> karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi <strong>karena rahmat-Nya</strong> oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,</p>
<p>Tetaplah berpegang teguh pada iman yang menyelamatkan dan jangan pernah mundur meninggalkan iman yang benar ini.</p>
<p>Ibrani 10:38 (TB) Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Tujuh Langkah Mendapatkan Keselamatan</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/tujuh-langkah-mendapatkan-keselamatan/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/tujuh-langkah-mendapatkan-keselamatan/</guid>
    <pubDate>Tue, 03 Sep 2024 09:40:03 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Langkah pertama – Anda harus menyadari bahwa Anda adalah orang berdosa.“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” Roma 3:23 “Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.” 1 Yoha]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Langkah <strong>pertama</strong> – Anda harus menyadari bahwa Anda adalah orang berdosa.<br>
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” Roma 3:23</p>
<p>“Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.” 1 Yohanes 1:10</p>
<p>Langkah <strong>Kedua</strong> – Anda harus menyadari bahwa Anda tidak dapat menyelamatkan diri Anda sendiri.<br>
Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Yohanes 3:3</p>
<p>“pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,” Titus 3:5</p>
<p>Langkah <strong>ketiga</strong> – Anda harus menyadari bahwa Yesus Kristus datang ke dunia dan memberikan nyawa-Nya untuk menyelamatkan orang-orang berdosa.<br>
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16</p>
<p>“Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.” 1 Timotius 1:15</p>
<p>Langkah <strong>keempat</strong> – Anda harus bertobat: menyesali dosa-dosa Anda dan berbaliklah dari dosa-dosa itu.<br>
“Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” Kisah Para Rasul 2:38</p>
<p>“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. ” Amsal 28:13</p>
<p>Langkah <strong>kelima</strong> – Anda harus mengakui (menceritakan) dosa-dosa Anda kepada Tuhan yang hanya memiliki kuasa untuk menyelamatkan dan menyucikan dari dosa melalui darah Yesus.<br>
“Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. ” Mazmur 32:5</p>
<p>“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” 1 Yohanes 1:9</p>
<p>Langkah <strong>keenam</strong> – Anda harus berseru kepada Yesus Kristus dalam doa yang tulus dan sungguh-sungguh.<br>
“dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.” Yohanes 14:13</p>
<p>“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Mazmur 50:15</p>
<p>Langkah <strong>ketujuh</strong> – Anda harus percaya dan dengan iman menerima Yesus sehingga Dia dapat memperbaiki hidup Anda.<br>
“Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” Markus 11:24</p>
<p>“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.” Yohanes 1:12</p>
<p>Bukalah hati Anda sekarang, terimalah Yesus Kristus, dan pikullah salib Anda setiap hari dan ikutlah Dia. Anda sekarang adalah anak Allah, disucikan oleh darah, dan diadopsi ke dalam keluarga-Nya.</p>
<p>Seluruh hidup Anda telah terpengaruh: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (II Korintus 5:17). Anda pasti ingin tetap dekat dengan Bapa dengan membaca Alkitab, berdoa, dan bersekutu bersama dengan orang Kristen lainnya. Dengan demikian Anda dapat berjalan setiap hari bersama Yesus, dan menikmati kehadiran serta kedamaian-Nya. “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” Yohanes 14:27</p>
<p>Disadur dari The HOPE Bible, J. Otis Yoder.</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>do re mi, DO: itulah DOSAMU!</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/do-re-mi-do-itulah-dosamu/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/do-re-mi-do-itulah-dosamu/</guid>
    <pubDate>Sun, 09 Apr 2023 06:52:59 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[DO: itulah DOSAMU! www.MatiKemana.com Yesaya 59:2 (TB) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.  Roma 3:23 (TB) Karena semua orang telah berbuat dosa dan t]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<h2>DO: itulah DOSAMU!</h2>
<p>www.MatiKemana.com</p>
<p>Yesaya 59:2 (TB) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. </p>
<p>Roma 3:23 (TB) Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,</p>
<p>Roma 6:23a (TB) Sebab upah dosa ialah maut;</p>
<h2>RE: relakan hatimu.</h2>
<p>Wahyu 3:19 (TB) Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!</p>
<p>Yesaya 30:15 (TB) Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan, </p>
<p>Yehezkiel 18:23, 32 (TB) Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? </p>
<p>Sebab Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Oleh sebab itu, bertobatlah, supaya kamu hidup!” </p>
<p>Markus 1:15 (TB) kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” </p>
<p>Lukas 5:32 (TB) Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”</p>
<p>Lukas 24:46-47 (TB) Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.</p>
<p>Kisah Para Rasul 3:19 (TB) Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, </p>
<p>Kisah Para Rasul 20:21 (TB) aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.</p>
<p>Kisah Para Rasul 26:20 (TB) Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.  </p>
<p>Roma 2:4-5 (TB) Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.</p>
<p>2 Timotius 2:25-26 (TB) dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.</p>
<h2>MI: minta pada Tuhan</h2>
<p>Matius 6:33 (TB) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.</p>
<p>Matius 7:7-8 (TB) “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.</p>
<p>Lukas 11:9-13 (TB) Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”</p>
<p>Lukas 12:31 (TB) Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.</p>
<p>Yesaya 55:6-7 (TB) Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!  Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.</p>
<h2>FA: fahami Firman-NYA!</h2>
<p>2 Samuel 22:31 Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda TUHAN itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya. </p>
<p>Mazmur (18-31) Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya. </p>
<p>Ibrani 4:12 (TB) Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. </p>
<p>Yohanes 8:31-32, 51 (TB) Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”</p>
<p>Yohanes 14:23-24 (TB) Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.</p>
<p>Yakobus 1:22, 25 (TB) Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. </p>
<p>2 Timotius 3:15-17 (TB) Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.</p>
<h2>SO: sobatmu yang setia.</h2>
<p>Yohanes 15:13-15 (TB) Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.</p>
<p>Yakobus 4:4 (TB) Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.</p>
<h2>LA: lama menunggumu.</h2>
<p>Wahyu 3:20a (TB) Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;</p>
<h2>SI: silakan DIA masuk.</h2>
<p>Wahyu 3:20b (TB) .. jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.</p>
<p>Efesus 1:13-14 (TB) Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.</p>
<p>1 Korintus 2:12-15 (TB) Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.  Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. </p>
<p>2 Korintus 1:21-22 (TB) Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.</p>
<p>Galatia 3:2, 14 (TB) Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.</p>
<h2>DOSAMU DIHAPUSKAN</h2>
<p>Matius 26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.</p>
<p>Lukas 1:77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, </p>
<p>Lukas 5:32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”</p>
<p>Yohanes 1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.</p>
<p>Yohanes 8:21, 24 (TB) Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.” Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.”</p>
<p>Yohanes 16:8-11 (TB) Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.</p>
<p>Kisah Para Rasul 3:19 Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, </p>
<p>Kisah Para Rasul 10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.”</p>
<p>Kisah Para Rasul 13:38-39 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa.  Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.</p>
<p>Kisah Para Rasul 26:18 untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.</p>
<p>Roma 6:1-2, 6, 16, 18 (TB) Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. </p>
<p>1 Korintus 15:2-6 (TB) Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu — kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.  Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.</p>
<p>2 Korintus 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.</p>
<p>Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, </p>
<p>Kolose 1:13-14 (TB) Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.  </p>
<p>Kolose 2:11-14 (TB) Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati. Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: </p>
<p>Ibrani 1:3-4 (TB) Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.</p>
<p>Ibrani 9:27-28 (TB) Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.  </p>
<p>1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.</p>
<p>1 Petrus 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, </p>
<p>1 Yohanes 1:7-10 (TB) Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.</p>
<p>1 Yohanes 2:2 Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.</p>
<p>1 Yohanes 3:5 Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>🔠ABCD Keselamatan Jiwa</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/abcd-keselamatan-jiwa/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/abcd-keselamatan-jiwa/</guid>
    <pubDate>Fri, 16 Dec 2022 07:45:06 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[MatiKemana.com@alkitabsaja A: AKUILAH Tuhan Maha Adil, saya berdosa jadi Tuhan pasti harus menghukum semua dan setiap dosa saya.upah dosa terhadap Allah Yang Kekal adalah neraka kekal! Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,Roma 6:23a (TB)  Sebab upah do]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>MatiKemana.com<br>
@alkitabsaja</p>
<h2>A: AKUILAH</h2>
<p>Tuhan Maha Adil, saya berdosa jadi Tuhan pasti harus menghukum semua dan setiap dosa saya.<br>
upah dosa terhadap Allah Yang Kekal adalah neraka kekal!</p>
<blockquote>
<p>Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,<br>
Roma 6:23a (TB)  Sebab upah dosa ialah maut;</p>
</blockquote>
<h2>B: BERTOBATLAH</h2>
<p>tidak ada Allah selain Yesus TUHAN Juruselamat.<br>
tidak ada harta atau perbuatan kebaikan amal ibadah apapun yang bisa menebus dosa saya</p>
<blockquote>
<p>Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada SEORANGPUN yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.<br>
Mzm 96:5 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.<br>
1Taw 16:26 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.</p>
</blockquote>
<p>Roma 4:6 Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah BUKAN berdasarkan perbuatannya:<br>
Titus 3:5a pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, BUKAN karena perbuatan baik yang telah kita lakukan<br>
Yesaya 45:21 Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! 45:22 <strong>Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan</strong>, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.</p>
<p>1Tes 1:9 Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.</p>
<h2>C: CARILAH</h2>
<p>Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.</p>
<blockquote>
<p>Ams  2:4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, 2:5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.</p>
</blockquote>
<h2>D: DAPATKANLAH KESELAMATAN HANYA OLEH IMAN KEPADA SALIB KRISTUS!</h2>
<p>Kisah Para Rasul 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga SELAIN di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”</p>
<blockquote>
<p>Efesus 2:8-10 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu BUKAN hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,<br>
itu BUKAN hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.<br>
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.</p>
</blockquote>
<p>Titus 3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, BUKAN karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, 3:6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,<br>
Roma 11:6 Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka BUKAN lagi karena perbuatan, sebab jika. tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.<br>
Yoh 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”</p>
<h2>E: ENGKAU HARUS SETIA DAN BERTUMBUH DALAM IMAN YANG BENAR</h2>
<p>beberapa hal penting dalam pertumbuhan iman:</p>
<ul>
<li>baca alkitab. setiap hari.</li>
<li>family chapel</li>
<li>persekutuan dalam jemaat yang alkitabiah</li>
<li>saling menasihati, saling menegur, saling memperbaiki</li>
<li>jauhi segala berhala</li>
</ul>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Jalan Ke Sorga</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/jalan-ke-sorga/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/jalan-ke-sorga/</guid>
    <pubDate>Sun, 20 Feb 2022 16:52:53 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[1. Akui bahwa Anda adalah orang berdosa. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah – Roma 3:23. Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua ]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><strong>1.</strong> <strong>Akui</strong> bahwa Anda adalah orang berdosa.</p>
<ul>
<li>Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah – Roma 3:23.</li>
<li>Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa – Roma 5:12</li>
</ul>
<p>Tidak ada manusia yang cukup baik untuk masuk sorga dengan amal baik mereka. Tidak peduli betapa baiknya Anda, dosa Anda masih jauh lebih besar dari perbuatan baik yang Anda lakukan.</p>
<p><strong>2.</strong> <strong>Sadari</strong> bahwa Anda akan dihukum karena dosa-dosa Anda.</p>
<ul>
<li>Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita – Roma 6:23</li>
<li>Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa – Roma 5:12</li>
<li>Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu – Wahyu 20:14-15</li>
</ul>
<p>Ada hukuman atas semua dosa yang kita lakukan. Kita akan mengalami kematian kekal di neraka.</p>
<p>3. <strong>Percaya</strong> bahwa Yesus Kristus telah mati, dikubur dan bangkit kembali untuk menanggung semua dosa-dosamu.</p>
<ul>
<li>Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena <strong><em>Kristus telah mati untuk kita</em></strong>, ketika kita masih berdosa – Roma 5:8</li>
<li>Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, <strong><em>supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa</em></strong>, melainkan beroleh hidup yang kekal – Yohanes 3:16</li>
<li>Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah <strong><em>membunuh Dia dan menggantung Dia pada kayu salib.</em></strong> <strong><em>Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga</em></strong>, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri – Kis. 10:39-40</li>
</ul>
<p>Untuk selamat itu sederhana, cukup beriman kepada Yesus Kristus yang telah menanggung semua dosa-dosamu.</p>
<p>4. <strong>Pahami</strong> bahwa keselamatan itu pasti.</p>
<ul>
<li>Dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta – Titus 1:2</li>
<li>Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, <strong><em>supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa</em></strong>, melainkan beroleh hidup yang kekal – Yohanes 3:15-16</li>
</ul>
<p>Ketika Tuhan menyelamatkanmu, Dia memberikan hidup yang kekal. Hidup yang kekal itu selamanya, selama engkau di dalam Kristus.</p>
<p>5. <strong>Berdoa</strong> dan <strong>minta</strong> Tuhan Yesus menyelamatkanmu.</p>
<p>Sebab jika kamu <strong>mengaku dengan mulutmu</strong>, <strong>bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu,</strong> bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, <strong>maka kamu akan diselamatkan.</strong> Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan – Roma 10:9-10</p>
<p>Keselamatan kekal adalah pemberian dari Tuhan. Diberikan dengan cuma-cuma kepada mereka yang berseru kepada Tuhan Yesus. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus akan memiliki hidup yang kekal.</p>
<p>Ranto Vaber Simamora</p>
<p><a href="https://kristenfundamentalis.wordpress.com/keselamatan/">https://kristenfundamentalis.wordpress.com/keselamatan/</a></p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>KEBENARAN HAL NERAKA</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/kebenaran-hal-neraka/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/kebenaran-hal-neraka/</guid>
    <pubDate>Wed, 29 Sep 2021 23:43:36 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[NERAKA ADALAH TEMPAT PENYIKSAAN(terjemahan repentancecry) Yesus berkata tentang neraka dalam Lukas 16:23 .. ia menderita sengsara di alam maut ..24 .. aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.28 .. agar mereka jangan masuk (kjv:datang) kelak ke dalam tempat penderitaan (kjv: penyiksaan) ini. Secara ]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>NERAKA ADALAH TEMPAT PENYIKSAAN<br>
(terjemahan repentancecry)</p>
<p>Yesus berkata tentang neraka dalam Lukas 16:<br>
23 .. ia menderita sengsara di alam maut ..<br>
24 .. aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.<br>
28 .. agar mereka jangan masuk (kjv:datang) kelak ke dalam tempat penderitaan (kjv: penyiksaan) ini.</p>
<p>Secara manusiawi mustahil untuk memahami deskripsi Alkitab tentang neraka. Tidak ada di bumi yang bisa menandinginya. Tidak ada mimpi buruk yang bisa memberi teror yang menandingi neraka. Tidak ada film horor yang bisa menggambarkan ketakutannya. Tidak ada TKP dengan semua darah dan darah kental yang bisa menandingi kengeriannya.</p>
<p>Ini akan melampaui apa pun yang bisa dibayangkan secara manusiawi!</p>
<p>Alkitab memperingatkan dalam Mazmur 9:17, Anda tidak hanya akan berada di neraka — Anda akan MENJADI NERAKA! Anda benar-benar akan MENJADI NERAKA!</p>
<p>Mazmur 9:17 Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati (kjv:menjadi neraka), ya, segala bangsa yang melupakan Allah.</p>
<p>ANDA akan melihat NERAKA. . .<br>
ANDA akan mencium bau NERAKA. . .<br>
ANDA akan bernafas NERAKA. . .<br>
ANDA akan mendengar NERAKA. . .<br>
ANDA akan merasa NERAKA. . .<br>
ANDA AKAN MENJADI NERAKA. . .</p>
<p>Alkitab menggambarkannya sebagai tangisan (Mat 8:12), ratapan (Mat 13:42), kertakan gigi (Mat 13:50), kegelapan (Mat 25:30), nyala api (Lukas 16:24), terbakar (Yes. 33:14), siksaan (Lukas 16:23), hukuman abadi! Yesus Kristus berkata dalam Matius 25:41, “Pergilah dari pada-Ku, kamu terkutuk, ke dalam api yang kekal, yang disiapkan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya.”</p>
<p>Dalam Matius 13:42, Yesus berkata: Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur (kjv:tungku) api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.</p>
<p>NERAKA SELAMANYA!</p>
<p>www.MatiKemana.com</p>
<p>Semua yang masuk neraka — tinggalkan semua harapan!</p>
<p>Kengerian neraka — bahkan untuk satu detik pun tak tertahankan — adalah SELAMANYA!</p>
<p>Yesus berkata dalam Matius 25:41: .. Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal ..</p>
<p>Wahyu 14:11: Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya (kjv: tidak ada istirahat) disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.</p>
<p>Lihat saja bagaimana Alkitab memperingatkan kekekalan dan kekekalan neraka!</p>
<p>api abadi ‘ Matthew18:8, 25:41<br>
hukuman abadi ‘Matius 25:46<br>
rantai abadi ‘ Yudas 1:6<br>
kutukan abadi ‘ Markus 3:29<br>
penghakiman kekal ‘Ibrani 6:2<br>
api abadi ‘ Yudas 1:7<br>
api yang tak terpadamkan ‘ Matius 3:12<br>
api yang tidak akan pernah padam ‘ Markus 9:43, 44, 45, 46, 48<br>
api yang tak terpadamkan ‘ Lukas 3:17<br>
kabut kegelapan disimpan untuk selama-lamanya ‘ 2 Petrus 2:17<br>
kegelapan kegelapan untuk selama-lamanya ‘ Yudas 1:13</p>
<p>Teman, saya telah mempelajari Alkitab saya, dari depan ke belakang. . . Saya telah mempelajari setiap kejadian neraka dalam Alkitab saya — dan saya tidak dapat menemukan satu ayat pun, tidak satu kata pun HARAPAN untuk seseorang di neraka! TIDAK ADA SATU KATA! Orang kaya di neraka dalam Lukas 16 bahkan tidak pernah meminta untuk keluar — Dia tahu tidak ada jalan keluar!</p>
<p>OH TEMANKU – NERAKA SELAMANYA DAN SELAMANYA!</p>
<p>Apa yang mungkin bernilai kekekalan di neraka? Tidak heran Yesus Kristus memperingatkan begitu banyak tentang neraka! Tidak heran Yesus berkata dalam Markus 8:36, Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia KEHILANGAN NYAWANYA!</p>
<p>Yesus Kristus menganggap neraka sangat serius. . .</p>
<p>Yesus Kristus berkata dalam Markus 9:43-48,</p>
<p>9:43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan; 9:44 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) 9:45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka; 9:46 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) 9:47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, 9:48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.</p>
<p>Yesus Kristus menganggap neraka begitu serius — Dia bisa mengatakan tanpa ragu sedikit pun — untuk menghilangkan mata Anda, memotong tangan atau kaki Anda, jika itu akan membuat Anda keluar dari neraka!</p>
<p>Jika neraka tidak nyata — Yesus Kristus adalah orang yang paling tertipu yang pernah hidup!<br>
Saya akan menantang siapa pun untuk membaca kata-kata Yesus Kristus dan memberi tahu saya bahwa itu adalah kata-kata orang yang tertipu!<br>
Yesus Kristus tahu persis apa yang Dia bicarakan!</p>
<p>Yesus Kristus berbicara lebih banyak tentang neraka daripada topik lainnya.</p>
<p>TUHAN YESUS TIDAK MUNGKIN SALAH !</p>
<p>Ibrani 9:27 mengatakan, Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali g saja, dan sesudah itu DIHAKIMI.</p>
<p>ditetapkan bagi manusia untuk mati hanya satu kali. . .</p>
<p>dan suatu hari — ANDA akan mati. . .</p>
<p>Dan di neraka dia mengangkat matanya, berada dalam siksaan. . .</p>
<p>Saat Anda meninggalkan tubuh Anda — Anda menyadari sesuatu sedang terjadi. Anda mendengar suara. . . semakin keras dan keras. . . berteriak. . .tangisan. . . meratap. Teror dan ketakutan melampaui apa pun yang dapat Anda bayangkan menguasai Anda. “Ini tidak boleh terjadi!” kamu berteriak. Lubang hidungmu dipenuhi dengan bau busuk jiwa yang terbakar. Wajahmu terbakar karena panas. Api sekarang berkobar dari mata, lubang hidung, telinga, mulut Anda — setiap bukaan di tubuh Anda, api berkobar. Tubuh Anda mendesis dan berderak karena nyala api.</p>
<p>Tubuh Anda sekarang meronta-ronta dan kejang-kejang karena rasa sakit yang mengerikan. “Kenapa aku tidak mati?”, Anda berteriak. Anda mulai menangis dan menggertakkan gigi Anda dengan jutaan. “Kapan rasa sakit ini berhenti?” Tapi Anda tahu itu tidak akan pernah berhenti. . .</p>
<p>Kegelapan begitu menakutkan, itu mulai menyelimuti Anda. Anda merasakan sesuatu bergerak dalam kegelapan. . . sesuatu yang mengerikan sedang terjadi. “Tidak! Tidak! Ini tidak mungkin terjadi” teriak Anda — saat cacing Anda muncul.</p>
<p>Anda mulai mengutuk hari Anda dilahirkan. Anda berteriak – “Ya Tuhan, mengapa Anda tidak memperingatkan saya?” – tetapi Anda ingat pengkhotbah memohon kepada Anda untuk menerima Yesus Kristus. Anda ingat membaca traktat Injil itu. Anda menangis – “Tuhan tidak peduli?” — tetapi Anda ingat Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, …” “Tuhan adalah Tuhan yang penuh kasih — Dia tidak akan membiarkan ini”, Anda menangis — tetapi Anda ingat Yohanes 3:36, “… dia yang tidak percaya Anak tidak akan melihat kehidupan; tetapi murka Tuhan tinggal di atasnya .”</p>
<p>Dan Anda segera menyadari, bahwa Yesus Kristus benar!</p>
<p>Ada tempat yang disebut neraka.</p>
<p>DAN ANDA ADA DI SANA — SELAMANYA!</p>
<p>Tapi Tuhan adalah Tuhan KASIH. . . Mengapa ALLAH KASIH mengirim saya ke neraka? Ya, Tuhan adalah TUHAN KASIH — tetapi Tuhan juga adalah TUHAN YANG KUDUS. ALLAH YANG KUDUS menuntut pembayaran untuk dosa. Kalau tidak, Tuhan TIDAK akan dan TIDAK bisa menjadi KUDUS.</p>
<p>Karena Allah itu kudus – dosa HARUS dihukum. Yosua 24:19 mengatakan, “… Dia adalah TUHAN YANG KUDUS;… Dia TIDAK akan mengampuni pelanggaranmu atau dosamu.”</p>
<p>TAPI TEMAN SAYA PUNYA KABAR BAIK!</p>
<p>Tuhan TIDAK ingin Anda di neraka …</p>
<p>Neraka tidak dibuat untuk manusia. Matius 25:41 mengatakan, neraka adalah api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.</p>
<p>Karena Tuhan adalah ALLAH KASIH, dan Dia sangat MENCINTAIMU, Dia mengutus Putra-Nya, Yesus Kristus, ke dunia ini untuk mati dengan kejam di kayu salib untuk membayar harga yang dituntut oleh ALLAH YANG KUDUS atas dosa-dosamu.</p>
<p>Roma 5:8 mengatakan, “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”</p>
<p>Tuhan tidak mengirim seseorang ke neraka. Anda memilih neraka ketika Anda menolak Yesus Kristus. Ketika Anda menolak anugerah kasih Allah berupa hidup kekal di dalam Yesus Kristus. . .</p>
<p>ANDA PILIH NERAKA!</p>
<p>Millionaire Ted Turner, mengatakan dalam sebuah wawancara, “Saya menantikan kematian dan dilemparkan ke Neraka. Di situlah saya berada.” Anda mengatakan – dia bodoh! Tapi teman, ketika Anda mengatakan “Tidak”; kepada Yesus Kristus dan pembayaran-Nya untuk dosa Anda — Anda mengatakan hal yang sama! Anda memberi tahu Tuhan – saya tidak membutuhkan Yesus Kristus – saya akan membayar dosa-dosa saya di neraka!</p>
<p>Jika Anda menolak anugerah hidup kekal dari Tuhan melalui Yesus Kristus…</p>
<p>SATU HARI ANDA AKAN DI NERAKA!</p>
<p>Dr Rawlings telah menyaksikan ribuan orang pergi menuju keabadian. Kebanyakan orang berpikir mereka entah bagaimana akan “menyelinap” ke surga, tetapi Dr. Rawlings mengklaim kebanyakan orang turun ke dalam api neraka!</p>
<p>Yesus Kristus memberikan peringatan serius dalam Matius 7:21-23</p>
<p>7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 7:22 Pada hari terakhir BANYAK orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”</p>
<p>Jika itu untuk beberapa hari, beberapa bulan, beberapa tahun atau bahkan satu juta tahun, tetapi untuk disiksa — SELAMANYA! Anda akan putus asa karena pernah memiliki pembebasan! Anda akan memohon kematian itu sendiri untuk datang dan membawa Anda pergi! Anda akan mengutuk hari Anda dilahirkan! Wahyu 14:11 mengatakan, “Asap siksaan mereka naik ke atas untuk selama-lamanya: dan mereka tidak memiliki istirahat siang maupun malam.”</p>
<p>Apa yang mungkin bernilai kekekalan di neraka?</p>
<p>Tidak heran Yesus Kristus berkata dalam Injil Markus<br>
8:36 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. 8:37 Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?</p>
<p>Tuhan memiliki sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang dapat digambarkan oleh kata-kata bagi mereka yang mengasihi Dia. I Korintus 2:9 mengatakan:<br>
Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.</p>
<p>Sobat, ada tempat yang disebut neraka! Dan, jika Anda terus-menerus menolak anugerah hidup kekal dari Tuhan melalui Yesus Kristus — sama yakinnya seperti Anda hidup dan bernapas — SATU HARI ANDA AKAN BANGUN DI NERAKA!</p>
<p>Jangan menunggu sampai Anda mati untuk mengetahui kebenaran tentang Neraka! Besok mungkin sudah terlambat! Amsal 27:1 mengatakan, “Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau TIDAK TAHU apa yang akan terjadi hari itu.”</p>
<p>Tiga orang mati setiap detik, 180 setiap menit, sejak Anda mulai membaca ini — 2000 orang lagi telah pergi ke keabadian! Kecelakaan mobil. . . Serangan jantung. . , Sebuah stroke. . .Satu hal yang TERTENTU — Anda akan MATI — hari ini. . . besok . . . seminggu. . . sebulan . . . tahun. . . 5 tahun. . . 10 tahun. . . 20 tahun. . . 50 tahun — SATU HAL YANG TERTENTU —” . . . ditetapkan kepada manusia sekali untuk MATI . . . “</p>
<p>JANGAN SAMPAI MATI TANPA YESUS !!</p>
<p>Anda mungkin telah membuat beberapa kesalahan besar dalam hidup Anda. Mungkin ada beberapa hal dalam hidup Anda yang akan Anda berikan apa saja untuk dapat diubah. Tapi teman, saya jamin – jika Anda mati tanpa Yesus Kristus – itu akan menjadi kesalahan terburuk yang mungkin Anda buat!</p>
<p>Pernahkah ada waktu dan tempat dalam hidup Anda, ketika Anda menerima Tuhan Yesus Kristus? Yohanes 1:12 mengatakan:</p>
<p>“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;”</p>
<p>Jika tidak, Anda sedang menuju neraka!</p>
<p>Jangan biarkan siapa pun meyakinkan Anda bahwa ketika Anda mati, semuanya akan berakhir! Alkitab berkata dalam Ibrani 9:27:</p>
<p>“Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali g saja, dan sesudah itu DIHAKIMI.”</p>
<p>Wahyu 20:15 mengatakan:</p>
<p>“Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam LAUTAN API itu.”</p>
<p>Jika Anda belum pernah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, Hari ini adalah hari keselamatan. Jangan menundanya lagi!</p>
<p>TIDAK ADA YANG LAYAK DIPERTARUHKAN !!</p>
<p>Sangat mudah untuk DI-SELAMAT-KAN …</p>
<ol>
<li>Sadarilah bahwa Anda adalah orang berdosa yang pantas mendapatkan neraka.</li>
</ol>
<p>“seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. ” Roma 3:10</p>
<p>“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” Roma 3:23</p>
<p>“Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.” Wahyu 21:8</p>
<p>“Sebab upah dosa ialah maut;” Roma 6:23</p>
<ol start="2">
<li>Sadarilah bahwa KESEDIAN ILAHI atas dosa Anda menuntun pada pertobatan sejati.</li>
</ol>
<p>“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan” II Korintus 7:10</p>
<p>Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa MENGAKUINYA dan MENINGGALKANNYA akan disayangi.” Amsal 28:13</p>
<p>“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” IYohanes 1:9</p>
<ol start="3">
<li>Sadarilah bahwa Anda TIDAK BISA menyelamatkan diri Anda sendiri.</li>
</ol>
<p>“Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor;” Yesaya 64:6</p>
<p>“pada waktu itu Dia telah menyelamatkan d kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus” Titus 3:5</p>
<ol start="4">
<li>Sadarilah bahwa Tuhan Yesus Kristus mati di kayu salib untuk membayar dosa-dosa Anda.</li>
</ol>
<p>“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, …” I Petrus 2:24</p>
<p>“Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya ” Wahyu 1:5</p>
<p>“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Yesaya 53:5</p>
<ol start="5">
<li>Dengan IMAN mengakulah Tuhan Yesus, percaya hanya kepada-Nya untuk keselamatan Anda.</li>
</ol>
<p>“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” Roma 10:9</p>
<p>“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” Roma 10:13</p>
<p>KPR 16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” 16:31 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”</p>
<p>Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16</p>
<p>APAKAH ANDA INGIN DI-SELAMAT-KAN?</p>
<p>BACA SETIAP SATU AYAT DI ATAS SEMENTARA ANDA BERDOA DAN PERCAYA DAN IKUTI PETUNJUK FIRMAN TUHAN.</p>
<p>DAN INGATLAH KESELAMATAN SEJATI SELALU DIIKUTI OLEH HIDUP YANG BERUBAH.</p>
<p>**Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.<br>
**II Korintus 5:17</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Yesus Mati Bagiku</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/yesus-mati-bagiku/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/yesus-mati-bagiku/</guid>
    <pubDate>Sat, 05 Dec 2020 21:45:00 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Bob JenningsKepada jemaat-jemaat di Galatia, Kasih karunia menyertai kamu dan Damai sejahtera dari Tuhan, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya… karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Tuhan Bapa kita Bagi-Nya]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><em>Bob Jennings</em><br>
Kepada jemaat-jemaat di Galatia, Kasih karunia menyertai kamu dan Damai sejahtera dari Tuhan, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya… karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Tuhan Bapa kita Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! amin.</p>
<p><em>Tim Conway</em><br>
Saudara terkasih, saat anda menyadari ketika kasih menguasai dirimu… bagi saya … Yesus melakukannya untuk saya! Ketika Kasih itu datang dan terus memegangmu. Ia mengasihi saya. Dia berikan diri-Nya untuk saya. Ketika kau bernyanyi “Oh, kasih-Nya begitu dalam” dan itu bukan sekedar hal yang biasa. Kasih itu datang padamu lalu kamu mendengar suara Tuhan berkata “Aku melakukan itu untukmu”. Saudara terkasih, Rasul Paulus mengetahui sehingga mendesak pria maupun wanita untuk berserah segalanya kepada Kristus. Begitu menarik. Begitu berkuasa. ini bukan hal yang kecil. Saat kamu bernyanyi atau mendengar dan kasih itu ada di sini saudara-saudara! Di sini! dosa saya bukan sebagian, tapi semuanya sudah diserahkan di kayu salib dan tidak diingat lagi.</p>
<p>Ketika seseorang merenungkan Kristus dan Kristus tiba-tiba masuk dan mengalir jamahan demi jamahan dengan sentuhan kasih-Nya. Engkau tidak lagi bangkit dan pergi tidur dengan istri tetangga mu. Saudara terkasih, inilah tempat kita tinggal. Kamu berkata “Yah itu cukup naik turun.” Saudaraku itu realitas, itu nyata dan Paulus mengetahui itu. Paulus tidak berkata “Jemaat Efesus dengarlah, aku berlutut di ujung sini berdoa pada Tuhan supaya Ia mencurahkan kuasa-Nya yang melimpah dengan rahmat melalui karunia Roh dan memberimu pengertian betapa besar kasih-Nya untuk kamu. Janganlah di seberang sana kamu mendukakan Roh Kudus sementara saya disini berdoa untukmu”. Oleh karena Roh yang melakukan dan oleh-Nya berkuasa mewujudkan kasih Kristus datang bagi kamu. Saudara terkasih, ini lebih besar dari sekedar membaca. “Kristus mengasihi aku.” Saudara terkasih, ketika kasih itu menguasai dirimu. Dan saat kamu menyadari, bagi saya Dia melakukan ini untuk saya.</p>
<p><em>Bob Jennings</em><br>
Segalanya, Dia telah lakukan segala sesuatu, dan segalanya sesuatu telah siap. Pintu terbuka untuk menampung masalahmu yang paling sulit dan mengatasi dosa anda dan membawa kamu ke suatu tempat yaitu sorga dan memberimu hidup kekal saat ini dan sekarang kamu mau berkata “Tidak!” Kamu berkata, “Aku baik-baik saja, aku nyaman dimana aku mau”. Janganlah hal itu terjadi. Mari, Bertobatlah. Tanggalkan dosamu dibelakang. Semua dosa dan dosa yang engkau ketahui, tinggalkan semua itu di belakang. Biarlah harta benda dan keluarga lepas dari kehidupan fana ini. Dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Tuhan, saya percaya bahwa saya adalah orang berdosa dan saya pantas masuk neraka. Saya tidak layak maka Engkau membawa saya masuk sorga, namun saya percaya bahwa Yesus mati bagi orang berdosa seperti saya. Saya percaya Engkau mati untuk menebus hutang dosa. Saya sungguh percaya. Saya percaya bahwa Yesus mati bagiku, tanpa imbalan apapun. Itu kesalahan Jemaat Galatia. Semuanya adalah Yesus dan Injil hanya Yesus saja.</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Apa Keselamatan Itu?</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/apa-keselamatan-itu/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/apa-keselamatan-itu/</guid>
    <pubDate>Thu, 03 Dec 2020 21:23:03 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Saat ini Tuhan memerintahkan semua orang untuk bertobat dan percaya Hari ini adalah hari keselamatan anda bebas dari murka-Nya yang besar untuk melepaskanmu dari kutuk Hukum Musa Dan masuk ke dalam kota perlindungan yaitu Yesus Kristus Tuhan kita Datang pada-Nya Pertobatan adalah hal berserah, Untuk]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Saat ini Tuhan memerintahkan semua orang untuk bertobat dan percaya Hari ini adalah hari keselamatan anda bebas dari murka-Nya yang besar untuk melepaskanmu dari kutuk Hukum Musa Dan masuk ke dalam kota perlindungan yaitu Yesus Kristus Tuhan kita Datang pada-Nya Pertobatan adalah hal berserah, Untuk berhenti memberontak kepada Tuhan dan berhenti mengupayakan keselamatanmu dengan usahamu sendiri, hanya benar-benar berserah dan tersungkur kepada Kristus Itulah keselamatan.</p>
<p>Sehingga engkau berkata, ” saya tidak memiliki apa-apa, hanya kepada salib aku berpegang.” Dan ketika benih itu bertumbuh dalam dirimu kepada titik di mana engkau tahu bahwa engkau berdiri di hadapan Tuhan benar-benar 100%. dan dibangun atas karya sempurna dan oleh kebaikan Yesus Kristus Maka kamu dapat berdiri di hadapan-Nya dengan penuh keyakinan, mengetahui semua dosamu telah ditebus sehingga kamu dibenarkan dalam Kristus.</p>
<p>Datanglah kepada-Nya<br>
Datang kepada Kristus<br>
Datanglah kepada-Nya<br>
Dengan tangan hampa<br>
Inilah saatnya untuk menyerahkan hidupmu.</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Ketika Anda Mati &amp;#8230;</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/ketika-anda-mati/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/ketika-anda-mati/</guid>
    <pubDate>Sun, 15 Nov 2020 17:17:04 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Manusia selama hidupnya berusaha semaksimal mungkin untuk senantiasa hidup bahagia dan menghindari segala bentuk kesusahan. Namun apa daya, pada kenyataannya, manusia lebih banyak mengalami penderitaan daripada kebahagiaan, sehingga dunia ini telah menjadi lembah air mata bagi manusia. Manusia bahka]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Manusia selama hidupnya berusaha semaksimal mungkin untuk senantiasa hidup bahagia dan menghindari segala bentuk kesusahan. Namun apa daya, pada kenyataannya, manusia lebih banyak mengalami penderitaan daripada kebahagiaan, sehingga dunia ini telah menjadi lembah air mata bagi manusia. Manusia bahkan dihantui oleh penderitaan yang lebih hebat lagi yang akan mereka alami setelah kematian, yaitu disiksa di neraka selama-lamanya oleh karena dosa-dosa yang mereka lakukan.</p>
<p>Oleh karena itu, maka jelaslah bahwa manusia amat memerlukan keselamatan sejati untuk dapat terhindar dari malapetaka yang maha dahsyat di neraka. Namun ironinya, banyak orang yang tidak memperdulikan hal tersebut, mereka hanya sibuk dengan urusan duniawinya; bekerja, bisnis, karir, pendidikan, adat-istiadat, keluarga, hobi, bersenang-senang, dsb. Sekalipun ada yang berusaha agar terlepas dari neraka dan bisa masuk surga, namun ternyata mereka salah mendapatkan informasi atau kebenaran perihal keselamatan diri mereka dan ujung-ujungnya mereka tetap akan binasa (Amsal 14:12: Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut).</p>
<p><strong>Bagaimanakah sesungguhnya cara mendapatkan kepastian masuk Surga???</strong></p>
<h2>USAHA MANUSIA UNTUK MENDAPATKAN KESELAMATAN</h2>
<p>Dosa telah menyebabkan hubungan manusia dengan Allah terputus, karena Allah yang maha kudus tidak bisa bersekutu dengan manusia berdosa. Dan juga manusia berdosa tidak bisa masuk ke surga, karena surga adalah tempat yang kudus, tidak terhampiri oleh dosa. Sebaliknya, manusia berdosa akan dihukum masuk ke neraka; tempat yang apinya tidak akan padam dan ada ulat-ulat bangkai yang tidak akan mati (Mark.9:48). Neraka awalnya disediakan Allah hanya untuk iblis dan malaikat-malaikatnya (Mat.25:41).</p>
<p>Agar manusia dapat kembali bersekutu dengan Allah dan menikmati kebahagiaan bersama dengan Allah di surga, dan bukannya menderita di neraka, maka manusia senantiasa berusaha untuk menyelesaikan dosa mereka dengan berbagai cara, yaitu:</p>
<p> Beramal : menyumbang pembangunan rumah ibadah, memberi makan orang miskin, mendirikan panti asuhan, dll.<br>
 Berbuat Baik : menghormati orang tua, tidak mencuri, tidak membunuh, tidak korupsi, bayar pajak, dll.<br>
 Ritual Agama : berpuasa, bertapa, sunat, melaksanakan taurat, melayani Tuhan, memberi persepuluhan, mendoakan orang mati, melakukan sakramen (upacara kudus): perjamuan kudus, baptisan kudus, dll.</p>
<p>Namun ternyata hal-hal tersebut sia-sia. Mengapa? Sesungguhnya, di dunia ini tidak ada seorangpun yang benar, semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Rom.3:10,23). Walaupun manusia berusaha sekuat tenaga untuk berbuat benar, namun tetap akan ditemukan dosa pada manusia. Sehingga, kesalehan manusia pada akhirnya seperti kain kotor dihadapan Allah (Yes.64:6) yang berarti manusia tidak dapat bertemu dengan Allah yang kudus dan sempurna di surga (Mat.5:48; 1 Ptr.1:15-16). Dosa bahkan menyebabkan manusia harus dihukum ke neraka, “Sebab upah dosa ialah maut…” (Rom.6:23).</p>
<p><strong>Jadi jelaslah, usaha manusia untuk menyelesaikan dosa adalah kesia-siaan. Dosa manusia harus diselesaikan dengan DIJATUHI HUKUMAN dan bukan dengan usaha manusia.</strong></p>
<p>Ini adalah konsekuensi logis dari kemahakudusan Allah yang tidak mentolerir dosa sekecil apapun<br>
(zero tolerance) dan konsekuensi logis dari kemahaadilan Allah yang tidak mengabaikan dosa sekecil apapun melainkan menjatuhi hukuman atas dosa dengan capital punishment (hukuman mati), yaitu kematian kekal di neraka. Berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka manusia berada dalam kondisi yang sangat membahayakan. Manusia tidak ada harapan (hopeless) untuk lolos<br>
dari hukuman neraka.</p>
<h2>USAHA ALLAH AGAR MANUSIA DISELAMATKAN</h2>
<p>Allah sangat mengasihi manusia. Ia menghendaki agar manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan-Nya dapat kembali mengalami persekutuan yang indah dengan-Nya. Allah tidak menghendaki manusia dijatuhi hukuman di neraka dan akhirnya binasa (2 Ptr.3:9). Oleh sebab itu, maka sedari awal Allah sudah merancangkan Jalan Keselamatan untuk manusia berdosa.</p>
<p>Di taman Eden, Allah memberitahukan kepada Adam dan Hawa cara untuk diselamatkan melalui penyembelihan domba korban (Kej.3:21) yang menyimbolkan Juruselamat yang akan dihukum karena dosa manusia (Yoh.1:29; Ibr.10:1-12).</p>
<p>Manusia yang hidup sebelum penyaliban Yesus (zaman Perjanjian Lama) dapat diselamatkan atau dapat diselesaikan dosanya dengan cara: Bertobat dan beriman kepada Juruselamat yang akan datang yang menanggung dosa manusia. Dan bukti dari iman mereka adalah dengan melakukan ibadah simbolik; yaitu menyembelih domba korban yang menyimbolkan akan kematian Sang Juruselamat (Yesus). Habel, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Daud, Samuel, dll., melakukan ibadah simbolik tersebut. Manusia yang hidup setelah penyaliban Yesus (zaman Perjanjian Baru) dapat diselamatkan atau dapat diselesaikan dosanya dengan cara: Bertobat dan beriman kepada Juruselamat yang sudah datang yang menanggung dosa manusia. Dan bukti dari iman mereka adalah dengan melakukan upacara simbolik; yaitu baptisan dan perjamuan Tuhan yang menyimbolkan akan kematian Yesus (Rom.6:4-5; 1 Kor.11:24-25).</p>
<p>Jalan keselamatan hanyalah melalui Yesus Kristus, tidak ada yang lain. Yesus berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yoh.14:6), dan di kayu salib Ia berkata, “Sudah selesai.” (Yoh.19:30). Hanya Yesuslah, yang adalah Allah itu sendiri, yang sempurna, yang dapat menyelesaikan segala dosa manusia. Dosa manusia yang tidak mungkin diselesaikan dengan amal, perbuatan baik, ritual agama, dsb., pada akhirnya dapat diselesaikan jika manusia bertobat dan beriman kepada Yesus Kristus yang telah mati menanggung dosa manusia.</p>
<h2>Inilah KASIH KARUNIA.</h2>
<p>Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (Ef.2:8-9)</p>
<p>Yang artinya, bahwa keselamatan yang amat mahal dan tak dapat dibayar oleh apapun pada akhirnya bisa didapatkan manusia bukan karena usaha manusia tetapi semata-mata oleh karena kemurahan hati Allah.</p>
<h2>IMAN SATU-SATUNYA SYARAT KESELAMATAN</h2>
<p>K ematian Yesus Kristus di kayu salib merupakan wujud kasih Allah yang teramat besar bagi manusia berdosa. Kasih-Nya membuat Ia bersedia memikul dosa-dosa manusia dan menerima hukuman atas dosa-dosa tersebut sehingga manusia berdosa dapat berdamai kembali dengan Allah dan dapat masuk surga. Manusia hanya diminta merespon karya Allah tersebut dengan bertobat dan beriman kepada Yesus — Iman sejati yang menyelamatkan, sudah mencakup pertobatan di dalamnya, demikian pula sebaliknya (Kis.3:19; 20:21; Yoh.3:16). Bertobat dan beriman bukanlah perbuatan tetapi sikap hati.</p>
<p>Ketika seseorang telah bertobat dan percaya bahwa Yesus telah menanggung segala dosanya, maka ketika ia mati; kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun matinya, kematian menjadi keuntungan baginya, karena ia pasti masuk surga. Setelah Anda mendengar pemberitaan ini dan akhirnya mengetahui bahwa Anda belum diselamatkan, dan Anda juga menyadari bahwa neraka menanti Anda, berilah diri Anda diselamatkan sekarang juga .… Ya sekarang juga! Karena kita tidak tahu kapan kita mati; bisa beberapa jam lagi, bisa hari ini, bisa minggu ini, bisa bulan ini, tidak ada yang tahu. Tetapi sebelum terlambat, terimalah keselamatan yang dianugerahkan Tuhan, dengan cara: “Bertobat (menyesali dosa-dosa dan mau berubah) dan percaya bahwa Yesus telah menanggung segala dosa Anda di kayu salib. Dan Anda menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda.”</p>
<blockquote>
<p>Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.</p>
<p>Roma 10:9-10</p>
</blockquote>
<p>Bagi Anda yang ternyata telah menambahi syarat keselamatan bukan hanya dengan iman kepada Yesus saja, tetapi juga dengan amal, perbuatan baik, mengejar kekudusan dan kesempurnaan diri, rituil gerejawi (baptisan, perjamuan Tuhan, melaksanakan hari sabat, melayani Tuhan, memberikan persembahan / persepuluhan, mendoakan orang mati, dll.), dsb., maka Anda MELECEHKAN kasih karunia Allah dan pastilah Anda belum diselamatkan (Gal.1:6-10). Anda harus bertobat dan mengakui bahwa Anda diselamatkan oleh karena IMAN saja (sola fide).</p>
<p>Perbuatan baik, amal, ritual gerejawi, dsb., kita lakukan bukan untuk diselamatkan, tetapi kita lakukan (setelah kita diselamatkan dan disebut buah keselamatan) sebagai bukti bahwa kita mengasihi Allah dan untuk mendapatkan upah di surga (Fil.2:12; 1 Kor.15:58; 2 Kor.7:1; Ibr.11:6).</p>
<p>Saya percaya pemberitaan Injil ini dapat menjadi berkat bagi kita semua. Maranatha! </p>
<p>Ev. Lambok A. Sitorus<br>
0813 899 111 77</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Tuhan Kok Mati?</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/tuhan-kok-mati/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/tuhan-kok-mati/</guid>
    <pubDate>Sun, 01 Nov 2020 18:58:35 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Jika Tuhan mati, maka segala sesuatu akan lenyap, kesunyian tidak sunyi lagi, indahnya pelangi dan makanan yang terlezat tidak akan kita nikmati lagi. Kata “I Love You” yang merupakan salah satu kalimat terindah, tidak akan kita dengar lagi. Tapi apakah benar Tuhan mati? Dalam pengertian apa, Tuhan ]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Jika Tuhan mati, maka segala sesuatu akan lenyap, kesunyian tidak sunyi lagi, indahnya pelangi dan makanan yang terlezat tidak akan kita nikmati lagi. Kata <em>“I Love You”</em> yang merupakan salah satu kalimat terindah, tidak akan kita dengar lagi. Tapi apakah benar Tuhan mati? Dalam pengertian apa, Tuhan mati? Tentu saja Tuhan tidak dapat mati dalam pengertian kuasa atau keberadaannya hilang.</p>
<p>TIDAK! Tuhan mati bukan dalam pengertian itu. Tuhan mati dalam pengertian saat Dia menjadi manusia. Dan seperti yang akan kita lihat pengertian mati di sini tidak sama dengan matinya bunga mawar. Tetapi pertanyaan yang akan kita bahas dalam artikel ini adalah, “Tuhan kok mati?”. Kita akan melihat kebenaran dari fakta ini. Tuhan mati, karena:</p>
<ol>
<li><em><strong>Karena Tuhan menanggung dosa seisi Dunia.</strong></em></li>
</ol>
<p>Sama seperti Adam tidak akan mengalami kematian jika ia tidak jatuh ke dalam dosa, demikian juga halnya dengan Tuhan Yesus, Dia tidak akan mengalami kematian jika dosa seluruh dunia tidak ditimpakan kepada-Nya. <em>Kematian masuk ke dalam dunia karena dosa.</em> Karena manusia berdosa maka ia mengalami kematian. Itulah sebabnya kita melihat dan mengetahui bahwa semua manusia pasti akan mati.</p>
<p>Tetapi kematian Tuhan Yesus bukan karena Dia melakukan dosa atau karena dampak dari dosa Adam, kematian Tuhan Yesus karena dosa seisi dunia ditimpakan ke atas diri-Nya di atas kayu Salib. Dosa semua manusia mulai dari Adam sampai manusia terakhir yang akan lahir, ditimpakan ke atas Tuhan Yesus.</p>
<p><em><strong>Ibrani 9:28a “Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang”. Roma 6:10 “Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya”.</strong></em></p>
<p>Tentu saja, Tuhan Yesus mati karena Dia juga punya tubuh manusia. Jika Tuhan tidak memiliki tubuh manusia maka tidak ada yang namanya kematian. Saat Tuhan Yesus mati, tubuhnya di kuburkan dan Roh-Nya kembali ke Firdaus. Firdaus adalah taman Allah atau yg disebut juga Sorga.</p>
<p>Kematian Tuhan Yesus sama seperti kematian manusia pada umumnya. Mati tidak berarti hilang lenyap dan tidak ada lagi. Kematian adalah terpisahnya roh dari raga. Kematian hanya merupakan pintu masuk ke kehidupan selanjutnya. Tubuh dan Roh Tuhan Yesus hanya terpisah selama tiga hari. Karena tiga hari kemudian Ia bangkit dari kematian.</p>
<p>Saat Tuhan dalam tubuh manusia, Ia mengalami lelah, derita, Ia juga meneteskan air mata dan dihianati oleh murid-Nya. Tetapi Tuhan Yesus tidak pernah sakit karena penyakit hanya bagi tubuh yang berdosa. Karena Tuhan Yesus tidak berdosa maka Ia tidak dapat sakit. Itulah sebabnya mengapa tubuh Tuhan Yesus dapat menanggung dosa manusia. Karena tubuhnya tidak berdosa dan karena Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia. <em>“Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya” (I Petrus 2:2).</em></p>
<p>Apakah dosa dapat ditanggung oleh orang lain yang tidak berdosa? Tidak bisa! Karena tidak ada yang namanya manusia yang tidak berdosa, selain Tuhan Yesus. Sebab itu hanya Tuhan Yesus yang dapat menanggung dosa manusia. Ajaran penanggungan dosa, Tuhan ajarkan dalam Alkitab, dan ajaran ini sebenarnya sudah dipraktikkan oleh manusia. Seperti contoh banyak orang yang menjadi penanggung utang orang lain (keluarga atau teman bisnisnya). Jadi, hal mengenai tanggung menanggung “sesuatu” adalah hal yang wajar dan di lakukan oleh manusia pada umumnya. Tetapi mengapa dalam hal dosa, manusia tidak dapat menanggung dosa sesamanya atau dosa orang tuanya atau dosa anak-anaknya? Karena mereka juga orang berdosa. <em>Syarat dapat menanggung dosa manusia adalah harus manusia yang tidak berdosa.</em> Jadi, kebenaran pertama, mengapa “Tuhan kok mati?” adalah karena Tuhan Yesus menanggung dosa seisi dunia. Kebenaran kedua adalah:</p>
<ol start="2">
<li><em><strong>Karena Hanya Tuhan yang dapat menggantikan semua manusia dihukum mati.</strong></em></li>
</ol>
<p>Andaikata ada satu manusia yang tidak berdosa selain dari Tuhan Yesus. Apakah orang ini dapat menggantikan semua manusia dihukum mati? Tidak! Dia tidak dapat. Karena dia pribadi yang terbatas, tidak Maha Kuasa. Hanya pribadi yang tidak terbatas yang dapat menggantikan semua manusia dihukum mati. Karena Yesus Kristus pribadi yang tak terbatas dan yang Maha Kuasa, maka hanya Dia yang dapat menggantikan semua manusia dihukum.</p>
<p>Penghukuman Tuhan dalam hal dosa tidak mengenal batasan waktu. Hukuman Tuhan tidak seperti hukuman manusia pada umumnya atau hukuman sebuah negara. Negara menghukum manusia dengan cara mengurung mereka di dalam penjara. Manusia menghukum kejahatan dengan berbagai cara. Tetapi baik negara maupun manusia tidak menghukum tanpa batas waktu atau selama-lamanya dan tidak menghukum di Neraka. Tetapi hukuman Tuhan mencakup kedua hal itu.</p>
<p>Mungkin ada yang bertanya, mengapa manusia di hukum di Neraka selama-lamanya, sementara Yesus Kristus hanya menanggung dosa manusia di atas kayu Salib hanya dalam waktu yang singkat? Karena Yesus adalah pribadi yang tidak terbatas, pribadi yang tidak terbatas dapat menggantikan hukuman manusia dalam waktu yang terbatas.</p>
<p>Kalau begitu, mengapa Yesus mati hanya selama tiga hari? Karena Tuhan Yesus berkuasa atas kematian. Hidup dan mati ada di tangan Tuhan. Jadi, jika Yesus mati karena kehendakNya sendiri maka Ia bangkit juga adalah karena kuasa-Nya sendiri. Yesus yang tidak terbatas dapat menggantikan semua manusia mati hanya dalam waktu tiga hari tetapi jika manusia yang terbatas menanggung dosanya sendiri maka ia akan mati dalam api Neraka selama-lamanya.</p>
<p>Ada yang bertanya, apakah hukuman di Neraka itu semua sama? Tentu saja berbeda-beda. Mengapa hukumannya berbeda-beda? Karena tidak mungkin hukumannya sama terhadap orang yang mencuri ayam satu ekor dengan orang yang berzinah. Jadi, orang di Neraka sama-sama dihukum dan sama-sama kekal tetapi bedanya dalam hal “berat atau jenis” hukumannya, sesuai dengan dosa yang dia lakukan.</p>
<p>Sejak manusia pertama berdosa, mereka sudah dijanjikan seorang penyelamat yang akan menyelamatkan mereka. Penyelamat ini akan mati menggantikan mereka. Sebagai gambaran-Nya, sebelum Ia datang, Tuhan menyuruh menyembelih domba sebagai gambaran pengorbanan juruslamat di kayu Salib.</p>
<p>Dia harus dikorbankan untuk menggantikan semua manusia yang berdosa. Seperti ada tertulis, Yesus Kristus adalah anak domba Allah. Sebagai anak domba Allah, Dialah satu-satunya yang dapat menggantikaan semua manusia.</p>
<p>Jika Tuhan Yesus tidak mati maka tidak ada pengampunan bagi semua manusia. Jadi, kebenaran kedua, “Tuhan kok mati?” adalah Karena Hanya Tuhan yang dapat menggantikan semua manusia dihukum mati. Kebenaran ketiga adalah:</p>
<ol start="3">
<li><em><strong>Karena Tuhan memberikan nyawa-Nya sendiri.</strong></em></li>
</ol>
<p>Tuhan dapat melakukan segala sesuatu yang tidak bertentangan dengan sifat-sifat-Nya. Dia dapat menciptakan alam semesta dari bahan yang tidak ada. Dia dapat menjadi manusia. Tentu Dia juga dapat mengalami kematian. Kematian di sini dalam hubungannya dengan keadaan-Nya sebagai manusia. Tuhan tidak mati dalam pengertian tidak ada lagi (keberadaannya tidak hilang lenyap) karena setelah mati pun manusia tetap ADA. Jika manusia tetap ada setelah mati demikian juga halnya dengan Yesus Kristus, Dia tetap ADA. Banyak orang berpikir ANEH tentang kematian Tuhan Yesus. Mereka tidak setuju, Tuhan tidak dapat mati. Tentu saja, Tuhan tidak dapat mati JIKA Dia tidak menjadi manusia. Tetapi sewaktu jadi manusia Tuhan bisa mati. Justru sebaliknya yang salah, jika Tuhan Yesus tidak dapat mati berarti Dia bukan Tuhan. <em><strong>Karena HANYA Tuhan yang dapat memberikan nyawa-Nya serta mengambilnya kembali.</strong></em> Tidak ada manusia yang memiliki nyawanya sendiri, semua nyawa manusia adalah pemberian Tuhan. Dan tidak ada manusia yang mampu mengambil nyawanya kembali.</p>
<p><em><strong>Yohanes 10:15 “Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku” (17-18) “Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali.</strong></em></p>
<p>Tuhan memberikan nyawanya bagi domba-dombaNya. Domba-domba adalah gambaran dari orang-orang percaya. Orang-orang yang percaya pada pengorbanan Kristus di kayu Salib. Di kayu Salib, Tuhan Yesus tergantung dan terkutuk. Dia terkutuk karena kutuk dosa semua manusia “ditimpakan” ke atas-Nya.</p>
<p>Karena kasih-Nya, Tuhan memberikan nyawa-Nya. Tuhan sendiri yang mau mati, kasih-Nya kepada manusia membuat Dia datang ke dalam dunia, dan memberikan nyawa-Nya. Seperti ada tertulis “Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” Manusia tidak dapat memisahkan kemanusiaan Yesus dengan diri-Nya sebagai Tuhan. Yesus Kristus adalah Tuhan yang menjadi manusia. Karena “Seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia.” Tidak pernah sedetik pun Tuhan berhenti menjadi Tuhan saat Dia menjadi manusia. Dalam keadaan-Nya sebagai manusia Dia tetap Maha Kuasa, Maha Tahu dan Maha Kasih.</p>
<p>Tidak ada satu mahluk pun yang ada di Sorga atau yang ada di Bumi mapun di bawah Bumi yang mampu mengambil nyawa Tuhan Yesus. Kecuali Dia berikannya sendiri. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mati karena Ia yang memberikan nyawa-Nya. Betapa kasih-Nya kepada manusia. Betapa kasih bagi Anda dan saya. Kita yang seharusnya binasa karena semua dosa-dosa kita telah Tuhan selamatkan. <em>“Karen begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”.</em></p>
<p>(<em>Ranto Vaber Simamora</em>)</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Hari Pertama Orang Berdosa di Neraka</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/hari-pertama-orang-berdosa-di-neraka/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/hari-pertama-orang-berdosa-di-neraka/</guid>
    <pubDate>Thu, 29 Oct 2020 08:17:20 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[(A Sinner’s First Day in Hell&#92;*) Oleh Dr. Denis Leatherman “Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan” (Markus 9:43) Alkitab den]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><strong>(A Sinner’s First Day in Hell<a href="http://www.philadelphia-international.com/dr%20denis%20leatherman.htm#_ftn1">*</a>)</strong></p>
<p>Oleh Dr. Denis Leatherman</p>
<p><em>“Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan</em>” (Markus 9:43)</p>
<p>Alkitab dengan sangat jelas mengatakan bahwa tepat pada saat seseorang meninggal dunia, pada saat itu juga ia akan masuk ke Sorga atau Neraka. Ketika seseorang menghembuskan nafasnya yang terakhir, tidak akan ditunda lagi, ia akan pergi ke salah satu dari kedua tempat itu; tidak ada tempat di tengah-tengah di antara kedua tempat itu.</p>
<p>Tidak ada tempat Purgatori. Tidak ada keterangan tempat seperti itu di dalam Alkitab. Saya masih membaca keseluruhan Alkitab saya sebanyak dua puluh tujuh kali, dan itu jelas bagi saya bahwa tidak ada tempat setelah kehidupan kita di bumi berakhir selain Sorga atau Neraka. Tidak ada pilihan lain. Dan tidak ada reinkarnasi. Tidak seorangpun yang dapat kembali lagi ke dunia dan memperoleh kesempatan kedua. Hanya ada Sorga dan Neraka setelah kita meninggalkan dunia – itu adalah untuk selama-lamanya. Orang yang telah diselamatkan dapat berkata, “Hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan” (II Korintus 5:8). Bagi orang yang belum diselamatkan, beralih dari tubuh ini untuk pergi ke Neraka.</p>
<p>Sebagai Pendeta, saya bertanggung jawab, dan saya melihat ini juga merupakan suatu kesempatan, untuk disampaikan di kebaktian pemakaman.  Dengan cara yang istimewa kita menunjukkan realitas Sorga sebagai berita yang memberikan penghiburan untuk penguburan orang yang telah diselamatkan. Kebenaran yang agung adalah bahwa Sorga disediakan untuk orang-orang yang telah diselamatkan membuat mereka berbeda dengan semua orang lain, karena mereka akan langsung berada di sana pada saat mereka mati.</p>
<p>Di sisi lain, Neraka adalah kebenaran yang sangat mengerikan; itu adalah fakta yang sangat mengganggu. Sungguh celaka, banyak orang berpikir bahwa Neraka itu tidak lebih dari pada suatu lelucon. Suatu kali ada orang yang berkata kepada saya, “Oh, yah, Saya mau pergi ke Neraka. Saya akan turun ke Tungku Perapian yang telah murnikan tujuh kali itu, dan sahabat-sahabat saya dan saya akan mabuk-mabukan dan bersenang-senang di sana!” Saudara-saudariku yang terkasih, kebenarannya tidaklah demikian. Saya pikir orang itu pernah mendengarkan lagu lama yang membuat lelucon tentang orang yang turun ke Neraka untuk berpesta dengan teman-teman mereka. Itu adalah ide dari kebanyakan orang yang belum diselamatkan tentang Neraka.</p>
<p>Saya ingin berbicara kepada Anda tentang apa yang sesungguhnya terjadi ketika orang yang belum diselamatkan meninggal dan pergi ke Neraka.</p>
<p>Entah mereka mati karena sakit ataupun kecelakaan, ketika mereka menghembuskan nafasnya yang terakhir di bumi ini, seketika itu juga mata mereka terbuka dan bernafas kembali di Neraka. Ijinkan saya memberikan daftar tentang apa yang akan terjadi pada hari pertama mereka di Neraka kepada Anda.</p>
<p><strong>I.       Orang Berdosa itu Menyadari Realitas Neraka</strong></p>
<p>Ketika orang yang belum diselamatkan bernafas untuk pertama kalinya di Neraka, ia menyadari bahwa Neraka itu sungguh merupakan tempat yang riil. Tidak peduli seberapa banyak ia telah mengingkari realitas Neraka ketika ia masih hidup di dunia, dan pada hari pertama ia di Neraka, realitas mengerikan dari tempat itu mencekam dirinya.</p>
<p>Ilmu pengetahuan tidak dapat menjelaskan apapun tentang Sorga dan Neraka – itu tidak dapat membuktikan atau tidak membuktikan tentang tempat-tempat itu. Namun Alkitab dengan sangat jelas mengatakan bahwa: Neraka adalah tempat yang riil.</p>
<p>Jangan pedulikan perkataan saya tentang apa yang sedang saya katakan. Namun saya ingin Anda melihat ayat-ayat di dalam Alkitab Anda sehingga Anda dapat melihat untuk diri Anda sendiri apa yang Allah katakan tentang Neraka itu!</p>
<p><em>“Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya</em>” (Lukas 16:22-23)</p>
<p>            Pada hari pertama orang kaya itu ada di Neraka, ia menemukan bahwa Neraka adalah tempat yang riil. Itu bukan hanya sebuah cerita atau lelucon atau kata umpatan; itu bukan hanya sesuatu yang menjadi dasar para pengkhotbah untuk menakut-nakuti anggota jemaatnya. Orang kaya itu terbangun di tempat yang riil, dan ia menyadari realitas tempat yang disebut Neraka ini.</p>
<p><em>“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala”</em> (Matius 5:22).</p>
<p>            Yesus sendiri mengajarkan realitas tentang Neraka ini.</p>
<p>“<em>Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka</em>” (Matius 10:28).</p>
<p>            Di sini Yesus membuat pernyataan yang keras. Ia sedang menjelaskan kepada kita bahwa kita harus takut akan Allah, karena Ia memiliki kemampuan dan otoritas untuk melempar seseorang ke dalam Neraka.</p>
<p>“<em>Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi</em>.”</p>
<p><em>“Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”</em></p>
<p><em>“Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?”</em></p>
<p><em>“Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal</em>.” – Matius 13:40-42, 49, 50; 23:33; 25:46.</p>
<p>            Semua ayat-ayat ini keluar dari mulut Juruselamat kita sendiri, yaitu Yesus Kristus. Lagi dan lagi Ia menceritakan kepada kita tentang Neraka. Pada kenyataannya, Ia memperingatkan kita tentang tempat itu lebih dari pada yang dilakukan oleh para pengkhotbah dan para nabi di dalam Alkitab. Bahkan Ia lebih banyak berbicara tentang Neraka dari pada berbicara tentang Sorga.</p>
<p>            Banyak pengkhotbah hari ini bahkan tidak mau menekankan masalah Neraka di mimbar. Beberapa penginjil televisi dengan terus terang mengatakan bahwa mereka tidak mau mendiskusikannya. Seorang pengkhotbah berkata, “Tidaklah sopan membahas tentang Neraka.”</p>
<p>            Jika Anda melihat tetangga sebelah rumah Anda terjebak dalam kebakaran, akankah Anda berpikir bahwa Anda tidak harus membangunkannya karena Anda berpikir tidak sopan untuk memberitahukan kepadanya tentang bahaya itu? Tidak! Anda akan mendobrak pintu rumahnya dan berseru, “Kebakaran! Kebakaran! Cepat keluar dari rumah!” Anda akan berusaha menyelamatkan dia dari api dengan sekuat tenaga Anda.</p>
<p>            Kita memerlukan para pengkhotbah di seluruh negeri yang mau berdiri di belakang mimbar mereka dan mulai menyerukan peringatan tentang Neraka! Namun kita semua harus memperingatkan semua orang tentang realitas api Neraka; itulah apa yang telah dilakukan oleh Yesus.</p>
<p>            Bagaimana kita memperingatkan mereka? Kita menjelaskan kepada mereka melalui penginjilan pribadi dan memberikan traktat kepada mereka. Setiap kita dapat melakukan itu dan harus melakukannya.</p>
<p>Ketika orang yang belum diselamatkan meninggal dunia pergi ke Neraka, yang pertama kali ia sadari adalah bahwa Neraka itu adalah tempat yang riil.</p>
<p><strong>II.    Orang Berdosa itu Mengalami Kegelapan, Penderitaan dan Penyiksaan yang tak Terbayangkan</strong></p>
<p>Hal kedua yang orang belum selamat sadari pada hari pertamanya di Neraka adalah kegelapan, penderitaan dan penyiksaan yang tak terbayangkan. Lagi dan lagi Alkitab berbicara tentang api literal di Neraka; itu bukan api hasil imajinasi atau istilah simbolik yang mempresentasikan penyiksaan jiwa. Ada penderitaan dan penyiksaan yang nyata di tempat yang terbakar dengan api itu.</p>
<p>Dalam  Kitab wahyu, Yohanes mempresentasikannya sebagai api yang riil dan literal.</p>
<p><em>“Dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.”</em></p>
<p><em>“Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu</em>.” – Wahyu 20:10, 14, 15. </p>
<p>Kata “lautan” berhubunang dengan lautan yang nyata; kata “api” berarti api yang riil, literal, dan aktual. Ketika Anda mempelajari Kitab Suci berhubungan dengan Neraka, Alkitab akan berbicara tentang “ratap tangis dan kertak gigi,” yang berarti bahwa itu adalah penyiksaan dan penderitaan yang menimpa fisik, suatu reaksi tiba-tiba terhadap penderitaan.</p>
<p><em>“Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi</em>” – Matius 25:30.</p>
<p>            Neraka juga dijelaskan sebagai tempat “<em>outer darkness,”</em> suatu kegelapan yang dapat dirasakan. Tidak ada pesta di Neraka. Tidak ada musik di Neraka. Tidak ada konser musik <em>rock</em> atau musik <em>country</em> atau musik <em>rap</em> di sana; tidak akan ada musik Kristen kontemporer di sana. Tidak ada kesenangan di sana – yang ada hanyalah penderitaan, ratap tangis dan kertak gigi.</p>
<p><strong>III. Orang Berdosa itu Diliputi oleh Kesepian dan Sepenuhnya Terlupakan</strong></p>
<p>Mengalami kesepian dan sepenuhnya terlupakan dapat menjadi salah satu hal terburuk dalam keadaan tersiksa di Neraka. Selama bertahun-tahun saya telah menemukan banyak orang yang berkata kepada saya, “Dengarkanlah, pak pendeta, teman-teman saya akan pergi ke Neraka, dan saya akan ada di sana bersama dengan mereka.” Istri-istri berkata, “Jika suami saya pergi ke Neraka, saya ingin ada di sana bersama dengan dia.” Jika mereka mati tanpa memperoleh keselamatan, tempat itu adalah tempat yang akan mereka tuju, namun tidak ada tempat di Alkitab yang mengatakan bahwa orang-orang yang di Neraka akan dapat saling mengasihi dan saling menguatkan dan mengibur.  Orang-orang yang belum diselamatkan tidak memahami bahwa ia tidak akan dapat saling berbagi dan menghibur di sana; memang banyak orang akan ada di sana, namun mereka semua akan mengalami kesepian dan kesendirian yang teramat mengerikan. Alkitab mengatakan, “Dunia orang mati [Neraka] akan membuka kerongkongannya lapang-lapang dan akan mengangakan mulutnya lebar-lebar dengan tiada terhingga, sehingga lenyap ke dalamnya segala kesemarakan dan keramaian Yerusalem, segala kegaduhannya dan orang-orang yang bersukaria di kota itu” (Yesaya 5:14).</p>
<p>Tak seorangpun yang dapat menghibur dan menguatkan dalam penderitaan itu; tak seorangpun yang saling berkomunikasi untuk memperoleh kekuatan.</p>
<p>Dulu saya pernah berpikir, <em>Bagaimana saya dapat bersukacita di Sorga, tempat yang penuh kebahagiaan dan tawa, damai dan sukacita, sementara saya tahu bahwa orang yang sangat saya kasihi berada di Neraka?</em> Kemudian saya membaca seluruh Alkitab dan pikiran saya menjadi diterangi.</p>
<p><em>“Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati. Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan. Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak</em>” – Yesaya 65:17-19.</p>
<p>Ketika kita pergi ke Sorga, Allah akan menghapus ingatan tentang orang yang kita kasihi yang sedang terbakar di Neraka. Jadi, bukan hanya orang-orang yang ada di neraka itu sepenuhnya mengalami kesepian, namun bahkan sepenuhnya mereka juga terlupakan oleh orang-orang yang selama ini mengasihi mereka.</p>
<p>Dengan arogan seseorang akan berkata, “Saya akan menemuimu di Neraka!” Tidak, Anda tidak akan bisa; Anda akan sepenuhnya terlupakan! “Yah, Aku akan tinggal bersama orang-orang yang saya kasihi dan pergi ke Neraka bersama mereka sehingga kami akan selalu bersama.” Tidak, Anda tidak akan dapat melakukannya; Anda tidak akan mengingat eksistensi mereka.</p>
<p><strong>IV.  Orang Berdosa itu Menemukan Pintu Neraka Tidak dapat Dibuka dari Dalam</strong></p>
<p>Pintu masuk ke dalam Neraka terbuka lebar bagi orang-orang berdosa untuk masuk, namun itu tidak dapat terbuka dari dalam untuk membiarkan orang kembali keluar. Sekali berada di sana, tidak ada pintu untuk melarikan diri.</p>
<p><em>“Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa”</em> – Wahyu 14:11.</p>
<p>            “Sampai selama-lamanya” berarti bahwa mereka akan disiksa dalam periode waktu yang tak terbatas dan untuk selama-lamanya! Tidak akan pernah ada harapan sedikitpun untuk dapat melarikan diri. Tidak akan ada pilihan atau kesempatan kedua. Tidak ada jalan untuk dapat lari dari penyiksaan itu.</p>
<p>            Hari pertama di Neraka adalah permulaan hari yang tidak akan pernah berakhir.</p>
<p><strong>V.     Orang Berdosa itu Menyadari Sudah Sangat Terlambat untuk Dapat Diselamatkan</strong></p>
<p>Hari pertama di Neraka, orang berdosa belajar bahwa baptisan tidak menyelamatkannya, menjadi anggota gereja tidak menyelamatkannya, dan menjadi bagian dalam keluarga Kristen tidak menyelamatkannya. Orang-orang  yang ada di Neraka baru menyadari bahwa semua hal ini tidak dapat menyelamatkan mereka, namun mereka sudah terlalu terlambat untuk belajar bahwa hanya ada satu jalan untuk terhindar dari Neraka – yaitu percaya Kristus sebagai Juruselamat mereka.</p>
<p>Dalam kisah tentang Lazarus dan orang kaya, kita tidak menemukan indikasi bahwa orang kaya itu bukanlah orang yang baik, paling tidak sejauh style hidupnya. Tidak ada indikasi bahwa ia adalah seorang pemabuk, seorang pencuri atau orang jahat; ia kelihatannya adalah orang yang sopan. Betapa sedikit sekali kita mengetahui tentang orang ini dan yang kita tahu hanyalah bahwa ia adalah seorang yang sukses dalam bisnisnya dan ia mungkin adalah seorang tetangga yang baik dan orang terhormat, namun perhatikan bahwa ia ada di Neraka. Ia berkata,</p>
<p><em>“Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian  Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.—Lukas 16:27-31.</em></p>
<p>            Ia ingin Abraham mengutus Lazarus pergi ke rumah ayahnya, namun ia hanya menekankan bahwa saudara-saudarnya belum diselamatkan, bukan ibunya atau ayahnya. Saya yakin, walaupun saya tidak dapat membuktikan, bahwa orang tua orang kaya ini telah diselamatkan. Pada kenyataannya, saya percaya bahwa orang tuanya telah bersaksi kepada enam anak  lelakinya. Namun mungkin semua anak lelakinya mengejek orang tua mereka: “Itu baik untukmu, Mama. Tetapi saya ingin menghabiskan uang saya dan bersenang-senang. Saya tidak memiliki waktu untuk agama.”</p>
<p>            Anda tidak diselamatkan hanya oleh karena orang tua Anda atau anggota keluarga Anda yang lain telah diselamatkan. Anda tidak dapat pergi ke Sorga dengan memegangi jubah keluarga Anda yang diselamatkan.</p>
<p>            Jadi, orang kaya itu mati dan pergi ke Neraka karena ia tidak pernah menanggapi hal-hal tentang Allah dengan serius. Ia tidak pernah memikirkan realitas tentang Sorga dan Neraka dengan serius. Itu <em>okay</em> bagi orang tuanya, namun itu tidak dapat membuatnya tertarik. Namun pada hari pertamanya di Nereka tiba-tiba ia menyadari bahwa orang tuanya benar.</p>
<p>            Jika Anda memiliki orang tua Kristen dan mereka sedang berdoa untuk Anda dan bersaksi kepada Anda, sadarlah dan mengucap syukurlah kepada Tuhan karena mereka! Kemudian Anda harus datang dan percaya kepada Kristus yang sama yang mereka percaya.</p>
<p>            Kilas balik, ketika kami ada di Tenesse, dan kami keluar untuk memenangkan jiwa. Kami mengetuk pintu sebuah rumah. Seorang laki-laki yang berumur lebih dari lima puluh tahun, mungkin hampir enam puluh tahun, menjawab dan menyambut kami dan saya memperkenalkan anak saya dan saya kepadanya. Ia mengundang kami masuk, dan saya bertanya, “Apakah Anda tahu dengan pasti bahwa kapan saja Anda mati, Anda pasti akan pergi ke Sorga?” Ia menjawab, “Yah, tidak. Saya berharap saya pergi ke sana.” (Itu adalah pengharapan setiap orang, namun pengharapan itu tidak akan membawa Anda masuk ke sana!). Kemudian saya bersaksi kepadanya, dan ia dengan tersendat-sendat berkata, “Ibu saya adalah orang Kristen. Kami telah menguburkannya Desember yang lalu. Ia sekarang sudah ada di Sorga.”</p>
<p>            Saya berkata, “Namun apakah Anda tahu?”</p>
<p>            Ia berkata, “Saya berharap demikian.”</p>
<p>            Saya berkata, “Anda harus bersyukur bahwa Anda memiliki mama seorang Kristen,” dan ia mulai menangis dan berkata bahwa ia bersyukur. Kemudian saya berkata, “Namun Anda harus diselamatkan.”</p>
<p>            Ia berkata, “Saya mau diselamatkan.”</p>
<p>            Saya mengambil Alkitab saya dan menjelaskan jalan keselamatan kepadanya, dan ia menundukkan kepalanya dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya. Tidak seperti orang kaya yang sekarang sudah ada di Neraka, orang ini menyadari sebelum itu menjadi terlalu terlambat bahwa ia perlu diselamatkan, dan ia mengucap syukur karena ibunya yang adalah orang Kristen.</p>
<p><strong>VI.  Orang Berdosa itu Menyadari bahwa tidak Seharusnya Ia Bermain-main dengan Neraka</strong></p>
<p>Yesus menceritakan kisah tentang orang kaya yang lain. Tanahnya berlimpah-limpah hasilnya, sehingga ia memutuskan untuk merombak lumbung-lumbungnya dan mendirikan yang lebih besar dan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangnya. Ia berkata,</p>
<p><em>“Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!”</em> – Lukas 12:19</p>
<p>Orang kaya itu berkata, “Aku telah memiliki segalanya, mimpi-mimpiku terpenuhi. Aku memperoleh kekayaan untuk dinikmati, dan aku belum siap untuk berpikir tentang Sorga dan Neraka. Aku hanya akan menikmati kesenanganku dan makan dan minum dan bersukaria.” Namun lihatlah apa yang terjadi pada ayat berikutnya:</p>
<p>“<em>Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?”</em> – Ay. 20</p>
<p>Neraka terlalu mengerikan bagi orang yang bermain-main dengannya! Fakta yang menyedihkan adalah bahwa orang ini dan begitu banyak orang lainnya yang seperti dia tidak memikirkan secara serius realitas tentang Neraka.</p>
<p>Saya baru melayani di gereja ini selama kira-kira dua tahun ketika salah satu anggota gereja kami berkata, “Kami memiliki anggota keluarga yang saat ini ada di ruang ICU rumah sakit. Ia tidak pernah pergi ke gereja, dan ia belum diselamatkan. Kami tidak tahu apakah ia mau berbicara dengan Anda atau tidak, namun maukah Anda mengunjungi dia?”</p>
<p>Saya pergi ke ICU, dan berdiri di samping ranjang orang itu. Ia mengalami kesakitan yang sangat menyedihkan, namun ia masih sadar dan saya dapat berbicara dengannya. Ia menjelaskan kepada saya dengan sangat sedih karena prediksi penyakitnya tidak memberikan pengharapan kepadanya.</p>
<p>Saya berkata, “Bolehkah saya menunjukkan kepada Anda beberapa ayat dari Alkitab?” Saya menjelaskan ayat-ayat penginjilan, dan ia setuju bahwa jika ia mati ia akan pergi ke Neraka.</p>
<p>Saya berkata, “Anda tidak ingin pergi ke Neraka bukan?”</p>
<p>Ia menjawab, “Tidak, saya tidak mau.”</p>
<p>Saya berkata, “Allah juga tidak ingin Anda pergi ke sana.”</p>
<p>Kemudian saya menunjukkan kepadanya bagaimana cara diselamatkan dan bahwa ia hanya perlu menerima Yesus Kristus dalam hatinya dengan iman. Saya berkata, “Maukah Anda berdoa bersama dengan saya sekarang juga, dan kita akan duduk, dan – Ia menghentikan saya dan berkata, “Tidak, tidak sekarang. Saya belum siap untuk itu. Ketika saya siap, saya mau diselamatkan.”</p>
<p>Saya berkata, “Apa yang terjadi sehingga Anda belum siap?”</p>
<p>Saya berusaha untuk tetap mengajaknya bicara namun ia tidak mau bicara. Jadi, kemudian saya berdoa untuknya dan meninggalkan dia. Ia masih hidup selama lebih dari dua tahun lagi, namun ia tidak pernah mau membiarkan saya berbicara tentang keselamatannya dengannya. Ia bermain-main dengan Neraka, dan sekarang ia ada di sana. Ia menyuruh saya diam dan itu membuatnya kehilangan kesempatan ke Sorga.</p>
<p>Alkitab berkata kita dapat mengetahui bahwa kita diselamatkan; kita tidak perlu ragu bahwa kita telah diselamatkan. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang keselamatan Anda, selesaikan itu sekarang! Neraka sangatlah serius untuk bermain-main dengannya dan terlalu berbahaya bermain-main di sekitarnya.</p>
<p><strong>VII.           Orang Berdosa itu Mengingat Semua Kesempatannya untuk Diselamatkan sudah Berlalu</strong></p>
<p><em>“Tetapi Abraham berkata</em> [kepada orang kaya yang ada di Nerka itu]<em>: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita”</em> – Lukas 16:25</p>
<p>            Salah satu hal yang paling berat dalam hidup ini adalah berurusan dengan ingatan-ingatan kita.</p>
<p>            Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena orang tua saya telah diselamatkan, namun saya datang dari keluarga yang berantakan. Saya menginjak remaja ketika keretakan terjadi dalam keluarga saya dan ibu saya pergi dari rumah. Sementara ayah saya mau ke gereja, saya tinggal di rumah; dan ketika tak seorangpun ada di rumah, saya mengambil album foto dan melihat foto-foto dalam album tersebut, yaitu foto-foto ketika saya masih kecil dan kemudian saya juga melihat foto-foto lainnya yaitu foto-foto keluarga kami, dan saya hanya bisa menangis dan menangis dan menangis ketika saya mengingat masa lalu, mengetahui bahwa kami tidak pernah kembali lagi seperti dulu.</p>
<p>            Di Neraka, orang berdosa akan mengingat semua kesempatan yang pernah ia miliki untuk diselamatkan – khotbah yang dikhotbahkan, undangan yang diberikan, traktat yang pernah diterima, pemenang jiwa pernah datang ke rumahnya – dan ia akan berseru, “Saya telah memiliki semua kesempatan itu untuk percaya kepada Yesus!” Lagi dan lagi ia akan mengingat semua kesempatan yang pernah ia miliki ketika ia selalu berkata tidak, semua kesempatan-kesempatan itu telah ia tolak. Pada waktu itu, ia pikir semua itu hanya lelucon, semua hal itu seperti sesuatu yang aneh dan tidak dapat dipercaya dalam pemandangannya. Dan sekarang ia tahu tentang fakta itu: Neraka bukanlah suatu cerita kosong; itu bukanlah lelucon.</p>
<p>            Saya tidak dapat membayangkan bagaimana orang yang telah diselamatkan dapat berpikir bahwa Neraka tidaklah penting. Denny adalah teman terbaik saya di SMU. Saya diselamatkan ketika saya berumur sembilan belas tahun dan kemudian melanjutkan ke Sekolah Alkitab, dan saya sangat terbeban untuk menyelamatkan dia. Saya mulai menulis surat kepadanya, mencoba untuk memenangkan dia bagi Tuhan. Selama satu tahun setiap liburan semester saya menulis surat kepadanya dan mengatakan kepadanya bahwa saya akan pulang dan ingin mengunjungi dia.</p>
<p>            Ia memiliki mobil yang bagus dan tinggal di daerah yang sungguh menyenangkan. Di ruang tamu ada aquarium yang besar sekali dan sound system yang tidak dapat dipercaya. Ia memiliki kamar dengan tempat tidur yang sangat rapi dan indah – seperti dalam mimpi. Ia berkata, “Saya telah membayar <em>cash</em> semua ini.”</p>
<p>            Saya memintanya untuk duduk di samping saya dan mengijinkan saya menunjukkan kepadanya bagimana ia dapat tahu bahwa ia akan pergi ke Sorga pada waktu ia meninggal dunia nanti. Langsung saja, wajah tenangnya berubah, dan ia berkata, “Saya tidak tertarik.”</p>
<p>            Saya berkata, “Denny, maukah kami melakukan ini untukku sebagai kebaikanmu untuk teman lamamu ini?”</p>
<p>            Ia berkata, “Saya tidak tertarik.”</p>
<p>            Saya memohon kepadanya, dan ia akhirnya bangun, mengusap wajahku dengan tangannya dan berkata, “Senang sekali berjumpa denganmu. Hati-hatilah. Segala sesuatu <em>cool, man;</em> baiklah. Saya akan menjumpai kamu nanti.”</p>
<p>            Saya memberikan Alkitab kepadanya, dan ia mengambilnya, dan kemudian ia membanting pintu dari dalam.</p>
<p>            Saya kembali ke Sekolah Alkitab. Ayah saya menulis surat kepada saya setiap minggu, dan kira-kira enam bulan kemudian ia mengirim kliping surat kabar kepada saya. Pada bagian atas terdapat gambar Denny; suatu berita kematian memberitakan bahwa ia telah meninggal secara mendadak karena serang jantung. Saya sering berpikir di mana ia sekarang. Apakah ia memperhatikan peringatan itu? Apakah ia membaca Alkitab? Apakah ia ada di Sorga? Atau apakah ia sedang terbakar dalam api, sedang mendidih di tempat yang bernama Neraka?</p>
<p>            Kita perlu melakukan semampu kita untuk menjaga jemaat agar keluar dari tempat yang sangat mengerikan itu. Berikanlah hidup Anda kepada Tuhan dan fokuskan pandangan Anda kepada pekerjaan yang Ia berikan kepada kita.</p>
<p>            Kita memiliki jalan keluar; kita memiliki jawaban bahwa kita dapat menjaga jemaat untuk lepas dari bahaya Neraka. Marilah kita memberitakan Injil entah dengan membagi-bagi traktat, men_-sharing_-kan berita tentang Yesus Kristus, menghidupi kehidupan yang dapat menjadi saksi sebagai umat sang Juruselamat. Marilah memenangkan jiwa sebanyak yang kita dapat lakukan sebelum semuanya menjadi sangat terlamabat dan mereka harus menghabiskan hari pertama mereka di Neraka – dan kemudian di sana untuk selama-lamanya.</p>
<p>            Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tahu pasti bahwa jika Anda mati sekarang Anda pasti pergi ke Sorga? Apakah Anda yakin, tanpa keraguan sedikitpun? Allah berkata bahwa Anda dapat mengetahuinya.</p>
<p><em>“Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal”</em> – I Yohanes 5:13</p>
<p>Anda dapat “mengetahui bahwa Anda memiliki hidup yang kekal” – bukan “sekedar berharap,” bukan “sekedar berpikir” dan bukan “mungkin.”</p>
<p>Diterjemahkan Dr. Eddy Peter Purwanto</p>
<hr>
<p><a href="http://www.philadelphia-international.com/dr%20denis%20leatherman.htm#_ftnref1">[*]</a> Be taken from <em>Sword of the Lord.</em> June 29, 2007 and be translated into Indonesian by permission from Dr. Dennis Leatherman, Pastor Mountain Lake Independent Baptist Church, Oakland, Maryland.</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Saya Mati Kemana?</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/saya-mati-kemana/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/saya-mati-kemana/</guid>
    <pubDate>Tue, 27 Oct 2020 21:06:16 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia adalah “Kemana saya setelah mati”? Banyak orang memikirkan pertanyaan ini dan belum menemukan jawaban yang pasti. Dalam ketidakpastian itu manusia mencari jawabannya dalam agama, filsafat, sains, bahkan dalam dirinya sendiri. Berharap mereka ]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia adalah <strong><em>“Kemana saya setelah mati”?</em></strong> Banyak orang memikirkan pertanyaan ini dan belum menemukan jawaban yang pasti. Dalam ketidakpastian itu manusia mencari jawabannya dalam agama, filsafat, sains, bahkan dalam dirinya sendiri. Berharap mereka menemukan jawabannya. Beberapa orang menyerah dalam ketidaktahuan dan beberapa merasa sudah menemukan jawabannya, sekalipun hanya sekedar ikut-ikutan saja karena apa kata agamanya, dan apa kata mayoritas. Tetapi banyak juga orang yang tidak peduli (<em>karena tidak tahu</em>) dengan pertanyaan tersebut, bagi mereka jawaban atas pertanyaan tersebut tidak sepenting mencari <em>“sesuap nasi”</em> atau kelangsungan bisnisnya. Tetapi apakah benar ada jawaban yang pasti atas pertanyaan tersebut? Kalau ada, dimana? </p>
<p>Kita akan melihat jawaban orang pada umumnya dan jawaban yang benar atas pertanyaan tersebut dan setelah Anda melihatnya, Anda dapat menentukan dimanakah <strong><em>seharusnya</em></strong> posisi Anda.  </p>
<ol>
<li><strong><em>Saya tidak tahu.</em></strong>  </li>
</ol>
<p>Mati kemana? Saya tidak tahu kemana saya setelah mati. Mengapa tidak tahu? Karena tidak ada yang memberitahu dia apa yang seharusnya dia ketahui. Dan bisa jadi orang tersebut tidak mau mencari jawaban atas pertanyaan “Kemana saya setelah mati”? Ketidaktahuan adalah sebuah kejahatan atau dengan kata lain ketidaktahuan adalah dosa. Sama seperti saat seorang yang melanggar lampu lalu lintas karena tidak tahu peraturan yang ada, orang ini akan tetap didenda, alasan ketidaktahuannya tidak dapat diterima karena hal itu sudah seharusnya dia ketahui sebagai warga negara.  </p>
<p>Demikian jugalah halnya dengan jawaban atas pertanyaan “Kemana saya setelah mati”? Jika dia tidak tahu jawaban atas pertanyaan itu, dia akan jatuh pada penghukuman kekal, karena saat dia tidak tahu “kemana setelah mati” maka dia tidak menemukan jawaban yang tepat. Saat dia tidak menemukan jawaban yang tepat, dia pasti akan menemukan jawaban yang salah (<em>saya tidak tahu</em>) yang akan menuntunnya kepada kegelapan.  </p>
<p>Masalah mati kemana, bukan urusan saya <em>(juga merupakan jawaban banyak orang).</em> Tetapi apakah benar demikian? Tentu ini adalah urusan semua orang, karena semua orang pasti akan mati. Saat kematian sudah tersenyum kepada seseorang, sesaat lagi ia mengetahui di mana ia menghabiskan kekekalan, di Neraka atau di Sorga.  </p>
<p>Karena putus asa maka jawaban “itu bukan urusan saya” menjadi jawaban klise yang dikatakan oleh banyak orang. Tetapi jika kita bertanya  apakah benar jawaban atas pertanyaan “Setelah mati kemana”, bukan urusannya? Bukankah dia juga pasti akan mati? Kalau dia  pasti akan mati maka menjawab pertanyaan itu adalah urusannya. Kalau dia masih tidak peduli akan adanya jawaban yang benar ia akan menyesal selama-lamanya dalam kekelaman api Neraka.  </p>
<ol start="2">
<li><strong><em>Hanya Tuhan yang tahu.</em></strong>  </li>
</ol>
<p>Biasanya orang beragama akan menjawab pertanyaan terebut dengan jawaban “Hanya Tuhan yang tahu”. Jawaban ini tidak berbeda dengan jawaban yang pertama “Saya tidak tahu”. Jawaban yang kedua ini hanya <em>“melemparkan”</em> jawaban kepada Tuhan atas ketidaktahuannya. Dan karena dia beragama maka dia berkata seperti itu. <strong><em>Memang terlihat rohani tetapi tetap saja dia tidak tahu jawabannya.</em></strong> Lagi-lagi orang seperti ini bersembunyi dibalik kata-kata rohani yang dia pikir benar. Bukankah seharusnya dia bertanya, mengapa Hanya Tuhan yang tahu? Tidak dapatkah manusia juga tahu (<em>jawaban dari pertanyaan tersebut</em>).  </p>
<p>Perasaan orang beragama akan terasa lega dengan jawaban <em>“hanya Tuhan yang tahu”.</em> Tetapi ini menipu diri sendiri. Ini merupakan tipuan dari agama atau ajaran tertentu agar dia tetap memegang agama tersebut. Jika hanya Tuhan yang tahu maka manusia tidak memiliki kepastian kemana dia setelah meninggal. Jika Ia tidak memiliki kepastian kemana ia setelah  meninggal maka dia sedang berjalan dalam ketidakpastian dan sangat mungkin ketidakpastian itu menuju kesesatan. Kesesatan pasti menuju ke Neraka.  </p>
<p>Tetapi ketidakpastian ini pun akan dianggap sebagai sesuatu yang benar, karena dia dilindungi oleh agama yang dia pegang. Apalagi agama itu diakui oleh negara atau banyak orang yang menjadi penganut agama tersebut. Dia seolah-olah “damai” dalam kerumunan tetapi dia tidak tahu <strong><em>“Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”</em></strong> Kalau dia tidak menemukan jawaban yang pasti atas pertanyaan tersebut ia akan menghabiskan kekekalan dalam penyesalan dan dalam siksaan api yang tak terkatakan.  </p>
<p>Dapatkah Anda pahami saat seseorang tidak pasti atau ragu-ragu tentang keselamatannya itu disebut rohani? Tentu saja, tidak! Ini namanya “trik menipu diri sendiri”. </p>
<ol>
<li><strong><em>Agama pada umumnya.</em></strong> </li>
</ol>
<p>Bagi banyak orang, agama hanya sekedar tempat berlindung. Di mana orang-orang merasa nyaman dengan agamanya, karena ada perlindungan dari negara. Negara menyetujui banyak agama, agama-agama ini sah secara hukum. Karena agama ini sah secara hukum orang berpikir itu dapat menyelamatkannya.  </p>
<p>Ada juga orang yang percaya agamanya berasal dari Tuhan tetapi tidak memberikan kepastian akan keselamatan. Namun, ada juga yang memberikan kepastian tetapi kepastian yang tidak masuk di akal atau tidak sesuai dengan akan sehat dan moralitas pada umumnya. Seperti contoh <em>“mati saat membunuh orang yang beragama lain, pasti akan masuk Sorga”.</em>  </p>
<p>Ada banyak agama yang menjanjikan para pengikutnya pada hal yang tidak pasti. Hal itu dapat diketahui dari jawaban mereka yang tidak pasti seperti “Mudah-mudahan masuk Sorga”, “Jika Allah berkehendak” dan banyak jawaban lainnya dalam ketidakpastian. Orang-orang seperti ini tetap merasa ada tempat perlindungan atas jiwanya setelah mati sekalipun sifatnya hanya “mudah-mudahan saja”.  </p>
<p>Baginya percaya pada agama tertentu yang menjanjikan keselamatan yang sifatnya mudah-mudahan itu sudah cukup. Malang benar orang seperti ini, tidak memiliki kepastian akan keselamatannya. Dia hanya memiliki agama dan bahkan “tuhan” tetapi tidak memiliki keselamatan.  </p>
<p>Saat  orang beragama <strong><em>HANYA</em></strong> karena orang tua, karena masyarakat, karena negara, karena budaya (adat istiadat), karena pertemanan (pergaulan), karena pasangan hidup, karena bisnis, karena diiming-imingi harta dan ada yang karena paksaan dari oknum lain, dsbnya, <em>orang-orang seperti ini sedang berjalan dalam gelap namun berharap tetap dalam jalan yang benar.</em> Ini tidak mungkin. </p>
<ol start="2">
<li><strong><em>Agama Kristen</em></strong> </li>
</ol>
<p>Agama Kristen tidak menyelamatkan siapapun. Ada perbedaan antara “Beragama Kristen” karena keharusan dari negara (harus beragama) dengan “Menjadi murid Kristus”. Yang pertama tidak yakin selamat karena agama hanya identitas bernegara saja atau hanya karena itu adalah agama orang tua. Sementara yang kedua tahu bahwa dia sudah selamat, karena dia mengimani bahwa pengorbanan Kristus telah menghapus seluruh dosa-dosanya. </p>
<p> Ada gereja yang berkata di luar gerejanya tidak ada keselamatan. Pernyataan seperti ini hanyalah alat mereka untuk tetap mengikat orang pada kesesatan gerejanya, karena disepanjang Alkitab tidak pernah ada konsep “gereja dapat menyelamatkan”. Umumnya gereja seperti ini adalah gereja-gereja mati, gereja yang banyak mengajarkan apa kata bapak-bapak gereja mereka, apa kata tradisi dan adat istiadat, bukan apa kata ke – 66 kitab dalam Alkitab.  </p>
<p>Banyak penganut gereja-gereja seperti ini, yang tidak  yakin mereka selamat. Rohaniawan gereja-gereja ini saja tidak yakin selamat, bagaimana mungkin jemaatnya yakin selamat. Inilah yang disebut <em>“orang buta menuntun orang buta”.</em> Jika orang buta menuntun orang buta maka kedua-duanya pasti akan menuju kebinasaan kekal.  </p>
<ol start="3">
<li><strong><em>Tuhan memberitahu, saya</em></strong> <strong><em>bisa</em></strong> <strong><em>ke Sorga.</em></strong> </li>
</ol>
<p>Tuhan tidak mungkin membiarkan manusia dalam ketidakpastian. Dia bukan Tuhan yang “jauh di sana” yang tidak pernah masuk ke dalam kehidupan manusia. Dia bukan Tuhan hasil ciptaan manusia yang tidak dapat memperlihatkan diri-Nya. Kalau Tuhan tidak memperlihatkan diri-Nya, lalu bagaimana manusia tahu tentang Tuhan yang  benar? </p>
<p>Tuhan menyatakan diri-Nya dalam Yesus Kristus. Beribu-ribu tahun yang lampau Dia datang ke dunia. Tuhan yang mulia merendahkan diri-Nya menjadi manusia dan mati di kayu Salib untuk menebus dosa seisi dunia. Alkitab mencatat <em>“Dan  Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan  bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. I Yohanes 2:2”.</em> Tuhan Yesus juga berkata <em>“Akulah jalan  dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 14:6”</em> </p>
<p>Saya tahu saya selamat karena Tuhan berkata <em>“Semua ini kutuliskan kepada kamu, supaya  kamu yang percaya kepada nama Anak Allah,</em> <em>tahu</em>_, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. I Yohanes 5:13”._ Alkitab  juga mencatat <em>“Pada  waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan…Titus 3:5”.</em> Bagi orang yang sudah diselamatkan perbuatan baik adalah bukti bahwa ia sudah selamat <strong><em>BUKAN</em></strong> syarat untuk memproleh keselamatan. </p>
<p><em>“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8-9”.</em> Keselamatan itu adalah pemberian dari Tuhan. Saat kita menyadari betapa pendeknya waktu dan panjangnya keabadian, maka hal yang paling penting adalah mengetahui “Saya mati kemana?” dan bahwa tujuan akhirat kita telah terjamin dengan aman, yaitu <strong><em>mengetahui</em></strong> bahwa kita menuju kehidupan di dalam <em>Surga</em> dan bukan di dalam <em>Neraka</em>. </p>
<p>(Ranto Vaber Simamora)</p>
]]></content:encoded>
  </item>
  <item>
    <title>Maukah Engkau Diselamatkan?</title>
    <link>https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/maukah-engkau-diselamatkan/</link>
    <guid isPermaLink="true">https://alkitabsaja.github.io/ingatmati/posts/maukah-engkau-diselamatkan/</guid>
    <pubDate>Sun, 18 Oct 2020 20:56:37 GMT</pubDate>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ingat mati</dc:creator>
    <category>jalan yang lurus</category>
    <description><![CDATA[Semua manusia pada umumnya mendambakan keselamatan jiwanya setelah ia mati. Karena setiap orang tahu, dia adalah manusia berdosa yang akan dihukum karena dosa-dosanya. Itulah sebabnya manusia berusaha berbuat banyak kebaikan, memeluk agama tertentu, dengan harapan melalui hal-hal itu dia beroleh kes]]></description>
    <content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Semua manusia pada umumnya mendambakan keselamatan jiwanya setelah ia mati. Karena setiap orang tahu, dia adalah manusia berdosa yang akan dihukum karena dosa-dosanya. Itulah sebabnya manusia berusaha berbuat banyak kebaikan, memeluk agama tertentu, dengan harapan melalui hal-hal itu dia beroleh keselamatan saat ia meninggal. Tapi, apakah benar amalnya dapat menyelamatkannya?</p>
<p>Manusia berdosa karena ia salah menggunakan kehendak bebasnya. Melakukan kejahatan dalam hati maupun dalam perbuatannya sehari-hari. Menentang Allah dengan melakukan kelaliman. Memilih melakukan hal-hal yang Tuhan larang untuk dilakukan. Seperti ada tertulis “Semua orang sudah berbuat dosa.”</p>
<p>Akibatnya dosa memisahkan manusia dengan Tuhan, dosa membawa kematian, dosa menyebabkan segala penderitaan, dosa mendatangkan berbagai kesedihan dan dosa membuat dunia makin sekarat menuju kehancuran. Dosa menyebar layaknya wabah yang mematikan pada semua ciptaan.</p>
<h2>Tuhan Maha Kudus (Yesaya 43:15)</h2>
<p>Manusia berdosa tidak dapat tinggal bersama Tuhan, sebab Tuhan itu kudus. Kekudusan-Nya membuat Ia tidak bisa bersatu dengan manusia yang berdosa. Sifat-Nya Yang Maha Kudus membuatNya harus berpisah dengan manusia yang berdosa, karena dosa adalah kekejian di mata Tuhan. Tuhan jijik kepada dosa manusia.</p>
<h2>Tuhan Maha Adil (Amsal 21:12)</h2>
<p>Keadilan Tuhan membuat Dia harus menghukum manusia yang berdosa. Hukuman dosa adalah maut. Dosa tidak dapat selesai tanpa penghukuman. Dosa harus dihukum, hukumannya adalah kematian dan Neraka. Neraka adalah tempat penghukuman kekal, karena manusia berdosa menentang Allah yang Maha kudus maka hukumannya adalah Neraka. Semua pengadilan di dunia ini menghukum setiap pelaku kejahatan. Tidak ada hukum yang membebaskan orang yang bersalah. Hukum bersifat adil. Mungkin ada hakim yang membengkokkan hukum tapi hukum itu sendiri tidak mengenal pengampunan. Siapa yang melakukan kejahatan akan menerima penghukuman. Neraka adalah tempat penghukuman bagi Iblis dan manusia yang berdosa kepada Tuhan. Semua yang berdosa akan merasakan murka Allah dalam kekelaman Neraka selama-lamanya.</p>
<p>Fakta mengenai neraka ini disembunyikan dan di manipulasi oleh Iblis agar manusia tidak mengetahui hukuman Tuhan terhadap manusia berdosa.<br>
• Iblis membuat ajaran yang menyatakan neraka itu bukanlah sebuah tempat yang nyata, neraka itu tidak ada.<br>
• Di Neraka penyiksaannya seperti penyiksaan yang ada di dunia, dengan sedikit penambahan. Pencuri tangannya dipotong, tangannya tumbuh lagi, dipotong lagi, tumbuh lagi begitu seterusnya.<br>
• Iblis juga “menghembuskan” ide bahwa neraka itu hanya sebuah keadaan saja “Jika engkau menderita itulah neraka-mu.”<br>
• Iblis melalui nabi palsunya juga berkata “Di neraka yang menghukum manusia adalah Iblis”. (Iblisnya tidak dihukum, melainkan dia yang menghukum).<br>
• Neraka itu hanya tempat yang sementara. Neraka tidak kekal. Manusia yang dihukum hanya sementara saja, setelah dihukum akan diangkat ke Sorga.<br>
Iblis yang pengetahuannya melampaui semua manusia, menipu manusia dengan memunculkan ajaran-ajaran palsu mengenai Neraka. Benarlah firman yang mengatakan, Iblis adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yohanes 8:44).</p>
<p>Fakta-fakta tentang Neraka dapat kita lihat dalam terang firman Tuhan:<br>
1. Neraka adalah Lautan Api (Wahyu 20:15)<br>
Luasnya api neraka melampaui luasnya samudera yang terluas. Kobaran api yang membakar hutan atau yang membakar satu blok perumahan yang pernah dilihat oleh mata manusia tidak dapat dibandingkan dengan luasnya api neraka. Manusia merasakan panasnya api dan terik Matahari yang menyengat tubuh, namun itu semua belum seberapa dibanding dengan panasnya api neraka.<br>
2. Neraka adalah Api Murka Allah (Yehezkiel 22:31)<br>
Murka Allah dapat kita ketahui dalam Alkitab. Murka-Nya terlihat saat kota Sodom dan Gomora ditunggangbalikkan dan menghujaninya dengan api dan belerang. Murka-Nya juga kita lihat saat para malaikat mencurahkan murka Allah ke atas bumi dalam kitab Wahyu. Murka Allah melampaui semua kemarahan yang ditimbulkan manusia, bahkan kengerian yang ditimbulkan oleh Iblis tidak dapat dibandingkan dengan murka Allah.<br>
3. Neraka adalah Api yang Kekal (Matius 25:41)<br>
Semua api di dunia ini tidak peduli seberapa besarnya pasti akan padam, tetapi tidak dengan api yang satu ini. Api ini akan berkobar selama-lamanya dalam kekekalan. Karena kekekalan itu tidak berakhir maka api yang kekal itu juga tidak akan pernah padam. Sekiranya semua jam dan semua penjumlahan dapat disusun, semua itu masih satu titik dalam kekekalan.<br>
4. Neraka adalah tempat penghukuman yang Adil. (Mazmur 11:7)<br>
Iblis harus dihukum demikian juga dengan setiap orang berdosa. Keadilan menuntut kejahatan (dosa) harus dihukum. Betapa tidak adilnya Tuhan jika Ia tidak menghukum Iblis dan semua orang yang berdosa.</p>
<h2>Tuhan Maha Kasih (I Yohanes 4:8)</h2>
<p>Karena kasihNya kepada manusia yang berdosa, Tuhan Yesus menjadi manusia untuk dihukum, menggantikan manusia. Manusia yang seharusnya menerima penghukuman karena dosa-dosanya, tidak lagi mengalami penghukuman, karena Tuhan Yesus telah menanggung penghukuman itu di atas kayu Salib. Itulah cara Tuhan menyelamatkan manusia dari dosa-dosanya. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).<br>
Mengapa Alkitab berkata “Takut akan Tuhan menjauhi kejahatan”. Karena Tuhan menghukum orang yang berbuat jahat. Celaka sekali jika ada orang yang menganggap hukuman Neraka itu sebagai sebuah lelucon, beberapa orang berkata “Itu hanya untuk nakut-nakutin anak kecil”. Kalau seseorang tidak takut siksaan Api Neraka, orang itu tidak mungkin akan bertobat.<br>
Waktu kedatangan Tuhan sudah dekat. Karena itu, maukah engkau diselamatkan dari hukuman Neraka? Perhatikanlah, dunia sudah bergelora sedang menuju pada kehancuran. Melihatlah dan bertobatlah! Sebab ada tertulis “Penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku pada orang yang tidak berbelas kasihan…” Manusia yang tidak berbelas kasihan yang berdosa menentang Allah akan Tuhan lemparkan ke Lautan Api (Neraka).</p>
<p>Karena itulah Tuhan Yesus berkata dalam Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”</p>
<p>Keselamatan itu sudah diberikan kepada semua orang, karena itu, maukah engkau selamat?<br>
“Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” (Roma 10:9).</p>
<p>Ditulis oleh:<br>
Ranto Vaber Simamora</p>
]]></content:encoded>
  </item>
</channel>
</rss>
